BERITA

Kemenag Ajak Pramuka Madrasah Jaga Persatuan Bangsa dan Kelestarian Alam Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara menggelar perkemahan madrasah. Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah M Sidik Sisdiyanto berpesan pentingnya peran pramuka dalam menjaga persatuan bangsa dan kelestarian alam Indonesia.

Menurutnya, sejarah kepanduan tidak terlepas dari kisah survival manusia dalam menjelajah hutan. Hal itu yang dilakukan oleh Lord Boden Powell, pemuda Inggris yang menulis pengalamannya saat bertugas di Afrika dan India. Kisah ini berlanjut dengan terbentuknya kepanduan pertama bernama Boys Scout, lalu disusul kepanduan putri dengan nama Girl Guides.

“Dalam konteks Indonesia, kepanduan didasari nilai-nilai spiritualitas Kepercayaan kepada Tuhan yang Esa. Hal ini membentuk trilogi relasi, yakni: hablu minallah, hablu minannas, dan hablu minal alam,” sebut Sidik, panggilan akrabnya, Sabtu (20/1/2024).

“Apabila trilogi relasi ini betul-betul diimplentasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari, maka para pandu kita akan menjadi insan nan paripurna,” lanjutnya.

Kepada pramuka madrasah, Sidik juga mengingatkan bahwa perubahan zaman tidak bisa dielakkan. Menurutnya, satu satunya yang tidak berubah adalah perubahan itu sendiri. Hukum alam ini harus dicermati betul oleh insan-insan pramuka, tak terkecuali insan-insan pramuka di madrasah.

“Kegiatan atau program pramuka di madrasah agar tidak statis, jumud, out of date, miskin inovasi dan kreasi, dan pada akhirnya tidak menarik lagi. Pramuka madrasah harus mampu meneguhkan diri sebagai sebuah gerakan yang adaptif, inovatif, dan kreatif dalam menyesuaikan dan menghadapi tantangan perubahan zaman,” pesan Sidik.

“Gerakan pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menyemai perdamaian dan memperkokoh persatuan. Dengan potensi yang luar biasa, saya yakin dan percaya gerakan pramuka di madrasah akan mampu menjawab berbagai tantangan dan perubahan zaman,” tandasnya.

Perkemahan Pramuka Madrasah di Provinsi Maluku Utara ini berlangsung lima hari, 20 – 24 Januari 2024.

Recent Posts

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

2 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

2 hari yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

2 hari yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

3 hari yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

3 hari yang lalu