BERITA

Karantina Papua Selatan Tahan Daging Segar Di Bandara, Cahyono: Guna Cegah Penyakit Berbahaya

MONITOR, Merauke – Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Papua Selatan kembali melakukan penahanan media pembawa HPHK pada (20/11) di Terminal Kedatangan Bandar Udara Mopah.

“Penahanan ini merupakan hasil pengawasan bersama Karantina Papua Selatan, BP2MHKP Merauke, Avsec Bandara Mopah, UPBU Kelas I Mopah Merauke, Otoritas Bandara X Papua, KP3 Udara, Paskhas Bandara Mopah” ujar Diaz selaku PPNS Karantina Papua Selatan.

Awal mula penahanan saat petugas Karantina bersama instansi terkait melakukan Pengawasan Nataru di Bandara Mopah.

“Saat pengawasan di area bongkar bagasi kedatangan penumpang, petugas mencurigai ada paket yang diduga berisi komoditas pertanian. Paket barang dicek melalui X-Ray, kemudian dibuka bersama hasilnya terdapat daging segar ex-impor sebanyak 3 kilogram asal jayapura” ungkap Andi Tenri selaku Paramedik Karantina Hewan Pemula.

Petugas menemui pemilik barang, menanyakan kelengkapan dokumen Karantina dari daerah asal.

“Tidak dilengkapi. Maka tindakan selanjutnya media pembawa ditahan dan dibawa ke laboratorium Karantina Hewan untuk diproses lebih lanjut. Selain tidak dilengkapi dokumen Karantina dari asal, ada juga Instruksi Bupati No. 01/INSTR/BUP/MRK/2022 tentang Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak yang mengatur tentang lalu lintas Media Pembawa yang berpotensi menyebarkan penyakit PMK masuk Ke Merauke” tambah Diaz Rachmadani.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Karantina Papua Selatan Cahyono menambahkan setiap media pembawa yang akan dilalulintaskan wajib dilengkapi dengan Sertifikat Karantina dari daerah asal.

“Merauke merupakan lumbung ternak di Papua, sampai saat ini masih zona hijau dari penyakit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Penyakit PMK ini merupakan penyakit berbahaya yang dapat menyerang pada hewan berkuku belah. Kalau penyakit sudah ada di Merauke, maka banyak yang dirugikan” tutup Cahyono.

Recent Posts

Komisi IX DPR Soroti 6 Ribu Bayi Meninggal Tiap Tahun

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menaruh perhatian serius terhadap…

5 jam yang lalu

Soroti Praktik TPPO Berkedok Perjalanan Wisata, Legislator Desak Pemerintah Perbarui Strategi Pencegahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti penangkapan buronan internasional kasus tindak…

5 jam yang lalu

Marak Kecelakaan Kapal, Puan Soroti Minimnya Faktor Keamanan Transportasi Laut

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti minimnya faktor keselamatan dan keamanan transportasi…

5 jam yang lalu

DeepTalk Indonesia: Kasus Hukum Febrie Adriansyah Momentum Reformasi Kejaksaan

MONITOR, Jakarta - Akademisi, praktisi hukum, aktivis dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong…

6 jam yang lalu

Harlah ke-25 PonPes Al-Qur’aniyyah, Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Umat

MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…

7 jam yang lalu

Bibit Kelapa Unggul Natuna Kian Diminati, Karantina Kepri Kawal Pengiriman 80.000 Butir ke Bintan

MONITOR, Natuna - Potensi kelapa unggul asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus menarik minat pelaku…

7 jam yang lalu