PEMERINTAHAN

Permudah Akses ke Stadion JIS Untuk Piala Dunia U-17 2023, PUPR Selesaikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO)

MONITOR, Jakarta – Untuk mendukung gelaran Piala Dunia U-17 di Indonesia yang salah satunya dilaksanakan di Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) JIS.

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja mengatakan, JPO tersebut dibangun di Jalan Ketel, Ancol, Pademangan, dekat gerbang Karnaval Taman Impian Jaya Ancol, hingga menembus langsung sisi Plaza Utara JIS.

“Sebagai bagian dari kelengkapan prasarana dan sarana stadion JIS sebagai salah satu venue Piala Dunia U-17, jembatan penyeberangan orang (JPO) dibangun khusus untuk menghubungkan stadion JIS ke Kawasan Ancol sehingga akses penonton/pengunjung menuju stadion, menjadi lebih mudah dan nyaman,” kata Endra, yang juga merupakan Juru Bicara Kementerian PUPR.

Lebih lanjut Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta – Jawa Barat, Brawijaya menambahkan bahwa JPO tersebut dibangun dengan trase sepanjang 453 m dan lebar jalur pedestrian 6 m. Konstruksi JPO akses stadion JIS dirancang menggunakan struktur atas dengan konstruksi baja, pelat lantai pracetak serta pondasi dengan kombinasi tiang pancang beton dan baja.

“JPO ini menghubungkan JIS dengan Lapangan Parkir di Ancol, dari sisi utara stadion dan melintasi beberapa rintangan antara lain; jalur double track KRL, Jl. R.E. Martadinata, Kali Ancol, Tol Harbour Road, serta rencana Tol Harbour Road II,” kata Brawijaya.

Pembangunan JPO JIS dilaksanakan oleh kontraktor AMKA Inti Beton Indo Trans Konstruksi KSO dan konsultan pengawas PT Seecons dengan nilai kontrak konstruksi Rp95 miliar.

“JPO tersebut direncanakan sebagai penghubung antara stadion JIS dengan tempat parkir yang berada di gerbang karnaval dengan daya tampung sekitar 1.200 kendaraan roda empat dan 700 kendaraan roda dua,” tutup Brawijaya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

30 menit yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

3 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

16 jam yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

19 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

20 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

23 jam yang lalu