PARLEMEN

DPR RI Dorong Pemerintah Desak Resolusi PBB Hentikan Pelanggaran HAM di Palestina

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mendorong pemerintah Indonesia untuk mendesak resolusi tegas PBB guna menghentikan segala pelanggaran HAM yang berlangsung di Palestina. Terlebih, Indonesia belum lama ini kembali diangkat menjadi anggota Dewan HAM PBB.

“Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB harus mendorong resolusi tegas PBB untuk menghentikan segala pelanggaran HAM yang sedang berlangsung terhadap Palestina yaitu pemboman RS, pembunuhan terhadap wanita dan anak-anak, penggunaan bom fosfor menjadikan kelaparan sebagai senjata perang dan banyak kekejian lainnya secara tegas dan aktif menghentikan semua pelanggaran HAM khususnya di Palestina,” tegas Kharis dalam keterangan yang diterima tim Parlementaria, di Jakarta, Rabu (18/10/2023).

Sebelumnya, rancangan resolusi dari Rusia yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan dalam perang antara Israel dan Pejuang Palestina Hamas di Gaza gagal disahkan Dewan Keamanan PBB pada Senin (16/10/2023). Dimana rancangan resolusi tersebut memperoleh lima suara setuju dan empat suara menentang, serta enam suara abstain. Sebuah resolusi memerlukan setidaknya sembilan suara setuju dan tidak ada veto dari lima anggota tetap (Amerika Serikat, Rusia, China, Perancis dan Inggris) agar bisa disahkan.

Lebih lanjut, ia pun mengutuk keras atas Pemboman RS Baptis Al Ahli di Gaza oleh Zionis Israel yang langsung menewaskan 500 pasien, anak-anak , perempuan dan melukai seribu  pasien dan warga sekitar lainnya.

“Sudah ribuan nyawa gugur, sebagian besar bayi dan anak-anak di Gaza Palestina lebih dari sepuluh hari terakhir ini. Saya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI mengutuk keras tindakan biadab Zionis Israel dengan amunisi yang dipasok Amerika membumihanguskan Gaza, menghancurkan RS, Gereja,Masjid, semua fasilitas penyangga kehidupan di Gaza, Biadab!”  tegas Anggota DPR asal Solo ini.

Rumah sakit Al-Ahli dijalankan oleh Keuskupan Episkopal Kristen Yerusalem. Rumah Sakit Baptis Al-Ahli didirikan pada tahun 1882 dan merupakan rumah sakit tertua di Gaza. Rumah sakit ini merawat lebih dari 45.000 pasien setiap tahunnya.

“Saya meminta Pemerintah RI bersama semua negara yang hadir di Tiongkok hari ini untuk mengutuk keras kebiadaban Zionis Israel yang membom RS dan segera menghentikan kebiadaban Zionis dengan langkah nyata dan tegas,” jelas Politisi Fraksi PKS DPR RI ini.

Recent Posts

GPK Desak Polemik Pemakzulan Gibran Diakhiri, DPR Diminta Fokus pada RUU Perampasan Aset dan Pemilu

MONITOR, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) meminta DPR dan pemerintah tidak membiarkan polemik pemakzulan…

23 menit yang lalu

Menag Apresiasi Kerja Kehumasan ASN Kemenag atas Raihan Top GPR Figure Award 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…

8 jam yang lalu

Jasa Marga Raih Top 10 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara…

8 jam yang lalu

Mahasiswa UIN Jakarta dan UI ungkap Model Keberlanjutan Wakaf Rumah Sakit di GLOW 2026

MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…

1 hari yang lalu

Kemnaker Buka Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan pembukaan Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan…

1 hari yang lalu

Teken MoU, Kemenag dan Al-Azhar Buka Peluang Double Degree hingga Riset Bersama

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…

1 hari yang lalu