PERTANIAN

Sosialisasi dan Gertam Kedelai Mendukung Produksi Kedelai Nasional di Bulukumba

MONITOR, Bulukumba – Direktur Akabi bersama Kelompok tani Kapparayya Desa Benjala melakukan Gerakan Tanam Kedelai dalam rangka Peningkatan Produksi Kedelai Nasional. Senin (21/08/23).

Lokasi Gerakan Tanam di Kecamatan Bonto Bahari, seluas 100 ha, sedangkan untuk total pengembangan Kedelai di Kabupaten Bulukumba thn 2023 seluas 102 ha. Rata-rata produktivitas kedelai varietas anjasmoro di lokasi gerakan tanam sebesar 1,2-1,5 ton/ha.

Untuk mendukung pengembangan kawasan Kedelai, Direktur Akabi memberikan Bantuan berupa benih kedelai varietas anjasmoro 50 kg/ha, NPK 50kg/ha, pupuk hayati cair 3 liter/ha dan pestisida 1 liter/ha.

Kegiatan gerakan tanam ini diharapkan mampu memacu motivasi untuk lebih mengembangkan budi daya kedelai secara lebih luas, dan berkontribusi terhadap produksi Kedelai Nasional khusunya di Kabupaten Bulukumba.

Direktur Akabi, Enie Tauruslina menjelasakan “kedelai ini memang kita khususkan daerah-daerah yang memang sebelumnya sentra kedelai, kita masive kan kembali untuk kegiatan budidaya kedelai, jadi harapan dari kementan maupun direktorat jenderal tanaman pangan bisa bertanam kedelai seperti sebelumnya.”jelasnya.

Muh Syarifuddin selaku kabid Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan “dalam hal ini pemerintah provinsi sulawesi selatan selain komitmen untuk pengembangan padi dan jagung, kedelai merupakan salah satu komoditi utama yang tahun ini mendapatkan alokasi dari Kementan seluas 4.000 hektar. Dan pencapaian target dari alokasi tersebut baru 3.200 hektar. Sehingga sangat berpeluang untuk Bulukumba menambah areal pengembangan mencapai 500 ha sesuai arahan Direktur Akabi” Ujarnya

Enie berharap Kabupaten Bulukumba serta kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Selatan mampu mengembalikan wilayahnya menjadi sentra-sentra kedelai seperti dahulu. Melalui inovasi program insitu dan tusip diharapkan Sulawesi Selatan menjadi lumbung kedelai dan menjadi wilayah berprestasi untuk sumbangsih kepada pangan nasional dimana tidak hanya padi tapi juga melalui produksi kedelai.

Muh Thaiyeb selaku kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bulukumba juga berharap dengan adanya program gerakan tanam kedelai ini produksi kedelai semakin meningkat dengan target produktivitas diatas 2 ton/ha dan menjadikan Bulukumba terkenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan.

Recent Posts

Menag Suarakan Diplomasi Keagamaan Global di Internasional Sant’egidio Assisi

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, akan menghadiri…

12 jam yang lalu

Kemnaker Buka Pendaftaran Peserta MagangHub Batch 3 pada 27 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch…

13 jam yang lalu

Wamen Helvi: Jambore Kumitra Kalsel Perluas Akses Pembiayaan dan Pasar UMKM

MONITOR, Banjarmasin – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar Jambore Kumitra 2026 di…

13 jam yang lalu

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

2 hari yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

2 hari yang lalu