PENDIDIKAN

Fathan Subchi Dikukuhkan sebagai Ketua Ikatan Alumni PPs Universitas Moestopo

MONITOR, Jakarta – Bagi sebuah universitas, alumni adalah aset berharga karena memiliki peran penting memajukan dan mengharumkan nama baik sebuah kampus. Begitu pula semangat yang melatari terbentuknya Ikatan Alumni Program Pascasarjana (PPs) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Ketua Ikatan Alumni PPs Universitas Moestopo, Drs. H. Fathan Subchi, M.A.P. menjelaskan bila dirinya mengharapkan ada peningkatan rasa kebersamaan dan kekeluargaan diantara alumni dan sivitas Universitas Moestopo ke depannya.

Sebab dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang erat, Ikatan Alumni PPs Universitas Moestopo siap membantu kemajuan Kampus Merah Putih.

“Kami berharap Ikatan Alumni PPs Universitas Moestopo dan pihak kampus dapat menjalin kerjasama yang baik,” jelas Fathan Subchi di Hotel Sultan, Jakarta.

Kami sebagai Ikatan Alumni PPs Universitas Moestopo akan menggerakkan jaringan dan kekuatan untuk kemajuan Universitas Moestopo ke depan yang pada akhirnya bisa memberi sumbangsih pada kemajuan bangsa dan negara,” tambah Fathan Subchi yang merupakan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI.

Mendengar penjelasan tersebut, Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. H. Paiman Raharjo, M.M., M.Si. pun mengucapkan terima kasih.

Lebih lanjut Prof. Paiman memaparkan jika sejak berdiri pada tahun 1962, Universitas Moestopo sudah meluluskan 24.000 alumni dengan 2.000 diantaranya adalah lulusan Program Pascasarjana.

“Kami telah meluluskan ribuan alumni dan telah banyak yang sukses di bidang-bidangnya antara lain direksi komisaris, anggota DPR dan beberapa jenderal di Kepolisian. Kami berharap alumni bisa menjadi kekuatan,” kata Prof. Paiman.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula tasyakuran untuk menyambut terpilihnya Prof. Paiman sebagai Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dalam penjelasannya sebagai Wamendes PDTT RI, Prof. Paiman menjelaskan bila sudah banyak yang dilakukan pemerintah untuk membantu desa dan daerah tertinggal di Indonesia.

Sebab pada 2022 saja anggaran desa sudah mencapai Rp68 triliun. Angka tersebut naik menjadi Rp70 triliun pada 2023 dan rencananya akan naik lagi menjadi Rp84 triliun di 2024.

“Desa memiliki peran penting tatkala bisa tumbuh. Karena dengan desa yang tumbuh, desa bisa membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” jelas Prof. Paiman.

Hal yang sama diungkapkan oleh Human Capital Director BRI, Agus Winardono yang mengisi talkshow bertajuk ‘Penguatan & Pertumbuhan Perekonomian Desa melalui Pemberdayaan SDM dan UMKM yang merata,’ yang dimoderatori oleh Guru Besar PPs Universitas Moestopo, Prof. Dr. Effendi Ghazali, M.Si., MPD, Ph.D

Menurut Agus Winardono, sejak lama sudah banyak hal dilakukan BRI untuk membantu pengembangan desa mulai dari pemberian edukasi terkait keuangan hingga pemberian kredit pada rakyat.

“BRI fokus untuk membantu pemberdayaan segmen mikro semata dengan program pemberdayaa desa bernama ‘Desa Brilian’ yang mengedepankan inovasi, sustainability, digitalisasi, dan kemandirian ekonomi (Bumdes),” papar Agus.

“Tak hanya itu, BRI juga memiliki platform yang memungkinkan UMKM untuk naik kelas yakni Link BUMN, sertifikasi kompetensi, hingga PARI atau Pasar Rakyat Indonesia dan platform perberdayaan pasar tradisional lewat Pasar.id. Dengan semua itu, BRI berharap bisa memberi kontribusi pada kemajuan perekonomian di Indonesia,” lugas Agus.

Recent Posts

Legislator Dorong Optimalisasi Pelindungan PMI Buntut 1.200 WNI Jadi Korban Sindikat Online Scam

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menanggapi pemulangan lebih dari…

1 jam yang lalu

HAN 2026, Puan Tegaskan Anak Harus Terbebas dari Bullying dan Tumbuh di Ruang Aman

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Ketua DPR RI Puan…

1 jam yang lalu

Kementan Dorong Kalimantan Selatan Sebagai Sentra Plasma Nutfah Varietas Tanaman Pangan

MONITOR, Banjarbaru – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya pelestarian sumber daya genetik tanaman melalui…

5 jam yang lalu

Menaker: SDM Jadi Kunci Indonesia Emas 2045

MONITOR, Pelalawan — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci…

12 jam yang lalu

TNI Bangun Sumur Bor untuk Warga Bokimaake melalui Program TMMD

MONITOR, Halmahera Timur - Harapan warga Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, untuk…

13 jam yang lalu

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka hingga 28 Juli 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II…

13 jam yang lalu