PENDIDIKAN

Kemenag Perpanjang Pendaftaran AICIS+ 2026, Dorong Partisipasi Luas Civitas Akademika

MONITOR, Jakarta — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia secara resmi mengumumkan perpanjangan batas akhir pendaftaran Annual International Conference on Islam, Science and Society (AICIS+) 2026. Keputusan ini diambil untuk merespons tingginya animo sivitas akademika sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para periset, akademisi, dan mahasiswa untuk berpartisipasi.

Perhelatan akbar bertaraf internasional yang mengusung tema “Revitalizing Islamic Civilization for Sustainable Life: Local Heritage, Technological Innovation, and Human Flourishing” ini dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 20 November 2026 dan dipusatkan di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Prof. Dr. Phil. Sahiron, menegaskan bahwa AICIS+ 2026 bukan sekadar ajang berkumpulnya para akademisi, melainkan momentum strategis untuk merumuskan solusi nyata atas berbagai problem global kontemporer.

“Peradaban Islam memiliki kekayaan warisan lokal yang sarat nilai transformatif. Melalui AICIS+ 2026, kita ingin menjembatani antara kearifan lokal tersebut dengan inovasi teknologi modern guna mewujudkan kehidupan yang berkelanjutan dan bermartabat bagi kemanusiaan,” ujar Prof. Sahiron, Selasa (1/9).

Senada dengan hal tersebut, Ketua Steering Committee AICIS+ 2026, Prof. Dr. Faqiuddin Abdul Qodir, MA, mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi—baik PTKIN maupun PTKIS—untuk memanfaatkan ruang akademik ini secara maksimal. Menurutnya, partisipasi aktif sivitas akademika sangat krusial dalam memperkuat tradisi riset ilmiah di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan.

“Kami memanggil para pemikir, peneliti, dan mahasiswa untuk membagikan gagasan inovatif mereka di panggung global ini. Ini adalah wadah strategis untuk menunjukkan bahwa riset keislaman kita berkontribusi nyata bagi peradaban dunia,” tambah Prof. Faqiuddin.

Melihat antusiasme yang terus meningkat dari berbagai daerah, Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. Nur Kafid, M.Sc, merinci kebijakan baru terkait jadwal pendaftaran. Batas akhir yang semula ditutup pada 30 Agustus 2026 kini diperpanjang hingga 09 September 2026.

“Tambahan waktu ini ini kami berikan agar para pendaftar memiliki persiapan yang lebih matang dalam menyiapkan karya terbaik mereka. Mari manfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya,” pinta Nur Kafid.

Kementerian Agama turut menginstruksikan kepada jajaran pimpinan perguruan tinggi serta Tim Hubungan Masyarakat (Humas) di seluruh PTKIN dan PTKIS untuk aktif menginformasikan dan mempromosikan rangkaian kegiatan ini melalui kanal resmi masing-masing instansi.

Bagi sivitas akademika yang akan melakukan registrasi dapat mengakses panduan lengkap, serta mengetahui ketentuan sub-tema riset lebih lanjut, dapat langsung mengunjungi laman web resmi di https://aicis.uinssc.ac.id.

Recent Posts

Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…

4 menit yang lalu

HUT ke-11 KCIC, Wamenaker Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11…

35 menit yang lalu

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan…

4 jam yang lalu

Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah

MONITOR, Tapanuli Tengah - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengoptimalkan Klinik UMKM Bangkit…

5 jam yang lalu

Dirjen PE2HU: Expo UMKM Sulsel Harus Jadi Pintu Masuk Produk Lokal ke Pasar Haji Internasional

MONITOR, Gowa - Kementerian Haji dan Umrah mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)…

5 jam yang lalu

Kejahatan Ekologis: Karhutla, Hutan yang Hilang, Bencana yang Diwariskan

Oleh: Maria UlfaDosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris, Fakultas Adab & Humaniora,Universitas Islam Negeri (UIN)…

8 jam yang lalu