PETERNAKAN

Cara Usaha Ternak Kalkun Anti Ribet dan Penghasilan Maksimal

Ternak ayam kalkun bisa menjadi ladang usaha yang menjanjikan karena memiliki nilai jual tinggi dan perawatan serta pemberian pakan yang relatif lebih mudah dan lebih murah, Hal ini menyebabkan secara umum ongkos produksi lebih murah, sehingga mampu mendongkrak penghasilan peternak.

Ada berbagai jenis kalkun yang biasanya dibudidayakan seperti kalkun Bronze, Black Spanich, Bourbon Red, Golden Palm, Royal Palm, Self Buff, White Holland, Naraganset, dan berbagai jenis lainnya.

Tayangan ini mengupas kisah sukses budidaya ayam kalkun yang dilakukan Rustrianto di Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat meliputi awal mula ide usaha ternak ayam kalkun, cara ternak ayam kalkun, perawatan, pemberian pakan ayam kalkun hingga pemasarannya.

Recent Posts

DPR Dorong Cadangan BBM RI Naik Jadi 90 Hari, Setara Standar Dunia

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XII DPR RI Ratna Juwita Sari mendorong pemerintah untuk memperkuat…

28 menit yang lalu

Kini Semakin Singkat dan Mudah Diingat, Jasa Marga Luncurkan Transformasi Call Center 133

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memperkuat kualitas pelayanan publik bagi pengguna…

2 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Tata Kelola Data Nasional Lewat Optimalisasi SIINas

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat tata kelola data industri nasional melalui optimalisasi pemanfaatan…

3 jam yang lalu

Wamenhaj: Arahan Presiden Jelas, Pastikan Keselamatan Jemaah Haji

MONITOR, Jakarta - Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia merupakan prioritas utama dalam setiap…

6 jam yang lalu

Menag Targetkan 42 Ribu ASN Ikut Program E-Learning Antikorupsi

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas…

8 jam yang lalu

Kemenag Dukung Penuh PP TUNAS, Siapkan Strategi Literasi Digital bagi 13 Juta Siswa dan Santri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025…

8 jam yang lalu