HANKAM

Erick Thohir: Peluru Produksi BUMN Pindad Sangat Diminati

MONITOR, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan terdapat permintaan tinggi terhadap produk peluru yang diproduksi BUMN Pindad. Hal ini menurut Erick, patut disyukuri.

“Alhamdulillah, peluru produksi BUMN Pindad mendapat permintaan tinggi,” ucap Erick Thohir, Senin (24/7/2023).

Sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo, bahwa industri pertahanan Indonesia memiliki prospek yang baik. Untuk itu, Erick menegaskan Kementerian BUMN dan Kementerian Pertahanan siap berkolaborasi, bermitra dengan partner-partner potensial demi meningkatkan ekspor.

“Semoga ini menjadi momentum baik bagi industri pertahanan Indonesia, khususnya Pindad, agar ke depan kita semakin diperhitungkan,” imbuh Erick.

“Kita ingin Indonesia yang kuat di pertahanan,” sambungnya.

Recent Posts

Menteri PU Apresiasi Peran Jasa Marga Layani Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo menyampaikan apresiasi terhadap peran PT…

28 menit yang lalu

Indonesia Diminta Bersiap Hadapi Krisis Energi Imbas Perang Israel-AS VS Iran

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri…

5 jam yang lalu

DPR Minta Pemerintah Desak PBB Lakukan Investigasi atas Tewasnya Prajurit TNI di Lebanon

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan dukungan penuh terhadap langkah…

7 jam yang lalu

Komdigi Panggil Paksa Meta dan Google, Berikan Teguran Keras Terkait PP TUNAS

MONITOR, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, memberikan pernyataan tegas terkait implementasi…

9 jam yang lalu

UIN Jakarta Masuk 30 Besar Nasional Versi SCImago 2026, Unggul di Berbagai Bidang Keilmuan

MONITOR, Jakarta – Lembaga pemeringkatan internasional SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026 menempatkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta…

11 jam yang lalu

618 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Utama hingga H+8

MONITOR, Cikampek — Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…

12 jam yang lalu