Info Arus Balik

618 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Utama hingga H+8

MONITOR, Cikampek — Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih menunjukkan lonjakan signifikan hingga H+8 Lebaran. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 618.966 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode Hari H hingga H+8 (21–29 Maret 2026).

Jumlah tersebut meningkat tajam sebesar 139,08 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang hanya mencapai 258.897 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa tren peningkatan arus balik masih terus berlangsung. Berdasarkan data periode H-10 hingga H+8 (11–29 Maret 2026), tercatat sebanyak 795.031 kendaraan dari arah Timur Trans Jawa menuju Jakarta, atau naik 48,79 persen dari kondisi normal sebanyak 534.342 kendaraan.

“Pada data shift 1 tanggal 30 Maret 2026, tercatat 15.568 kendaraan melintas atau meningkat 84,41 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 8.442 kendaraan. Data ini menunjukkan arus balik masih terus berlangsung,” ujar Ria.

Seiring dengan normalisasi rekayasa lalu lintas yang dilakukan atas diskresi Kepolisian, JTT mengoptimalkan pelayanan di GT Cikampek Utama dengan mengoperasikan 22 gardu tol arah Jakarta dan 8 gardu tol arah Jawa.

Selain itu, JTT melalui anak usahanya masih memberlakukan potongan tarif tol sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di ruas Batang–Semarang hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban pengguna jalan sekaligus mendistribusikan arus lalu lintas.

Sementara itu, kendaraan yang bergerak menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 306.434 kendaraan, meningkat 19,24 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 256.980 kendaraan.

Lonjakan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di wilayah Jawa Tengah, arus kendaraan meninggalkan Semarang melalui GT Kalikangkung tercatat 403.212 kendaraan atau melonjak 190,39 persen dari kondisi normal. Sedangkan arus menuju Jakarta melalui GT Banyumanik mencapai 418.517 kendaraan atau naik 142,80 persen.

Adapun di Jawa Timur, peningkatan signifikan terlihat di sejumlah gerbang tol. Di GT Warugunung, kendaraan menuju Jakarta mencapai 269.340 unit atau naik 57,31 persen. Sementara di GT Kejapanan Utama, kendaraan menuju Surabaya tercatat 340.507 unit atau meningkat 48,12 persen.

Recent Posts

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

10 jam yang lalu

Menag Dorong Kemandirian Pesantren, Apresiasi Inovasi Ekonomi dan Digital Al Yasini

MONITOR - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat kemandirian dan…

13 jam yang lalu

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi bagi Masyarakat Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Kemnaker Peduli Bencana terus memberikan dukungan kepada masyarakat…

2 hari yang lalu

Mahasiswa UID, Sutan Akhyar Rajabi Jadi Pemuda Pelopor Terbaik Depok 2026 Bidang Pendidikan

MONITOR, Depok — Mahasiswa Universitas Islam Depok (UID), Sutan Akhyar Rajabi, berhasil meraih Juara 1…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…

2 hari yang lalu