BERITA

Polri Terus Buru Dito Mahendra Tersangka Senpi Ilegal

MONITOR, Jakarta – Polri terus melacak keberadaan tersangka kasus senjata api (senpi) ilegal, Dito Mahendra. Bukan hanya di dalam negeri, pencarian juga dilakukan di luar negeri melalui skema police to police.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri terus mencari keberadaan Dito Mahendra. Tempat persembunyian Dito Mahendra terus dilacak.

“Saya kira saat ini sedang ada tahapan proses pencarian yang bersangkutan, tentunya alamat yang bersangkutan keberadaannya di mana sedang kita dalami,” kata Kapolri di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, dilansir dari situs resmi Polri, Senin (24/07/2023).

Kapolri menyebut, Polri mencari Dito di dalam maupun di luar negeri. Mekanisme police to police bakal diutamakan jika Dito berada di luar Indonesia.

“Tentunya juga kita terus mencari informasi juga di titik-titik yang dia bersembunyi di dalam maupun luar negeri, pun kalau di luar negeri tentunya ada proses atau tahapan yang harus kita lalui, mekanisme police to police yang selalu kita prioritaskan dan mekanisme-mekanisme lain,” ujar Kapolri.

Sebelumnya, perburuan Dito Mahendra oleh Bareskrim Polri memasuki babak baru. Terbaru, Densus 88 Antiteror Polri digandeng dalam pencarian Dito di kasus senjata api (senpi) ilegal.

Hal ini diungkap langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. Namun dia belum bisa mengungkap alasan Bareskrim menggandeng Densus 88.

“(Dito) masih dicari, kita sudah minta tolong sama Kadensus, juga belum dapat,” kata Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/06/2023).

Seperti diketahui, Dito Mahendra menjadi DPO pasca ditetapkan tersangka atas kepemilikan senjata api ilegal. Sebagian dari senjata yang ditemukan di rumah Dito Mahendra berstatus tidak berizin atau ilegal. Berikut ini rincian 9 jenis senjata api yang tidak berizin tersebut :

  1. 1 pucuk Pistol Glock 17
  2. 1 pucuk Revolver S&W
  3. 1 pucuk Pistol Glock 19 Zev
  4. 1 pucuk Pistol Angstatd Arms
  5. 1 pucuk Senapan Noveske Refleworks
  6. 1 pucuk Senapan AK 101
  7. 1 pucuk senapan Heckler & Koch G 36
  8. 1 pucuk Pistol Heckler & Koch MP 5
  9. 1 pucuk senapan angin Walther

Recent Posts

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

10 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

20 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

20 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

20 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

1 hari yang lalu