BERITA

Sekjen Kemendagri Dorong Camat Sejahterakan Masyarakat Desa

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro mengatakan, tingginya perpindahan masyarakat ke kota membuat camat harus mencari cara bagaimana menyejahterakan masyarakat di desa.

Hal itu disampaikan Suhajar pada sesi diskusi Kick Off Meeting Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) PIU 1D Frontline Service Delivery, Rakernas Camat dalam Mendukung Pelaksanaan Tahapan Pemilu-Pilkada 2024, dan Launching Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) Tahun 2023 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (23/6/2023).

“Karena ini menyangkut P3PD, rakyat yang Bapak/Ibu pimpin adalah rakyat perdesaan sebagian besar, dan kalau ditanya dengan rakyat perdesaan ternyata 1 dari 3 masyarakat desa ingin pindah ke kota. Ini harus disadari oleh camat, karena camat akan kehilangan penduduknya nanti sepertiga,” katanya.

Dia menjelaskan, salah satu alasan orang meninggalkan desa adalah karena di desa susah mencari kemakmuran. Masyarakat masih menganggap mencari pekerjaan di desa masih sulit, termasuk fasilitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur lainnya masih kurang. Hal ini menjadi pertanyaan besar dan tanggung jawab para camat di lapangan agar masyarakat bisa bertahan di desa.

“Usahakan mereka untuk tetap bertahan di desa karena mereka merasa bahagia tinggal di desa, kalau mereka ingin pindah berarti mereka merasa tidak bahagia di desa yang Bapak dan Ibu pimpin,” ujarnya.

Suhajar menyebutkan berbagai jenis pekerjaan di desa yang masih sangat dibutuhkan, seperti petani atau berkebun. Hal ini juga untuk menjawab tantangan pengelolaan urbanisasi yang belum optimal. Sebab, dia menekankan, ketika desa tidak dikembangkan, maka masyarakat desa akan berbondong-bondong ke kota. Desa menjadi kosong sebagaimana yang terjadi di Jepang.

“Ini harus dipelajari oleh kita di lapangan, kenapa mereka masih menolak identitasnya sebagai masyarakat desa, kenapa rakyat Anda masih menolak identitasnya sebagai petani misalnya. Ini adalah hal-hal yang harus kita cermati bersama,” tuturnya.

Terlebih pemerintah pusat saat ini mendukung desa dengan memberikan dana yang besar agar desa menjadi kian berkembang. Guna mengembangkan kawasan desa, Suhajar menyebut camat mesti memahami kondisi tempatnya masing-masing. Camat dalam hal ini bertugas menjalankan fungsi pelayanan, pembangunan, pemberdayaan, dan pengaturan untuk melahirkan keadilan, kesejahteraan, kemandirian, dan ketertiban.

“Jadi fungsi inti kita adalah pelayanan, saya yakin banyak camat yang sudah seperti itu, mentransformasi pelayanan, melayani rakyat dengan online. Sesungguhnya seperti itulah pemerintahan itu, walaupun namanya tetap pemerintahan tapi tugas kita adalah pelayanan, bukan mandor,” tandasnya.

Recent Posts

Sepanjang 2023, Pertamina Hulu Rokan Jadi Penghasil Migas Nomor 1 Indonesia

MONITOR, Jakarta – Sepanjang 2023, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil mempertahankan posisinya sebagai penghasil minyak…

1 jam yang lalu

PPIH Arab Saudi Daker Makkah Siap Sambut Kedatangan Jemaah dari Madinah

MONITOR, Jakarta - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah siap…

3 jam yang lalu

Penilaian Lahan UIII Kembali Digelar, Kali ini Menyasar 236 Bidang

MONITOR, Depok - Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Universitas…

5 jam yang lalu

Saat Ibu Negara Beli Batik dan Gelang di UMKM Mitra Binaan Pertamina

MONITOR, Jakarta – Dukungan Ibu Iriana Joko Widodo terhadap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ditunjukkan saat…

7 jam yang lalu

Fatwa Ulama Saudi Wajibkan Adanya Izin Haji bagi Siapa pun yang Akan Berhaji

MONITOR, Jakarta - Pemerintah kembali menegaskan bahwa hanya visa haji yang dapat digunakan untuk melaksanakan…

8 jam yang lalu

Sebuah Serangan Udara Jatuh dekat Guest House MER-C di Gaza

MONITOR, Jakarta - Sebuah serangan udara menyasar sebuah bangunan rumah dekat guest house MER-C di…

10 jam yang lalu