POLITIK

Survei IPO Elektabilitas PAN Naik, Raih 5 Persen diatas PKS 4,8 Persen

MONITOR, Jakarta – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah mengatakan, Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi salah satu partai yang memiliki konsistensi kenaikan elektabilitas menjelang Pemilu 2024 mendatang.

Dedi menyatakan, ada beberapa faktor yang membuat PAN mengalami peningkatan elektabilitas. Salah satunya berkah elektoral yang diterima oleh PAN sebagai parpol inisiator dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Melalui koalisi ini, kata Dedi, PAN mampu mengambil ceruk suara pemilih di luar parpol yang memiliki kandidat untuk diusung sebagai calon presiden.

“Saat ini PAN mengalami peningkatan, faktor pertamanya itu bertahannya PAN dalam koalisi KIB, ini memungkinkan PAN tetap bertahan mengambil ceruk pemilih yang tidak terdominasi ke koalisi yang telah miliki kandidat,” kata Dedi dalam keterangan persnya Senin, 19 Juni 2023.

Berkat hal itu, menurut Dedi, PAN mengalami kenaikan elektoral secara terus menerus seiring waktu mendekati ajang Pemilu 2024. Hal itu dibuktikan oleh survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO), elektabilitas PAN kini terekam di angka 5,0 persen.

Angka elektabilitas tersebut, kata Dedi, mengungguli partai lain seperti PKS, PPP dan Perindo. Dengan elektabilitas sebesar 5,0 persen, PAN sudah melampaui dari ambang batas parlemen.

Dedi mengatakan, kenaikan elektabilitas tersebut dilandasi oleh pendukung besar dari warga Muhammadiyah yang saat ini masih berhubungan erat dengan PAN. Namun untuk saat ini, PAN juga mendapatkan pendukung massa besar lainnya di antaranya warga Nahdlatul Ulama (NU), generasi muda, kaum perempuan, dan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal ini lantaran PAN telah bertransformasi menjadi partai yang lebih terbuka dan tidak eksklusif hanya untuk satu kelompok masyarakat saja. Ditambah lagi, menurut dia, PAN juga telah menjadi salah satu partai koalisi yang mendukung pemerintahan Presiden Jokowi di periode kedua.

Recent Posts

Komdigi Panggil Paksa Meta dan Google, Berikan Teguran Keras Terkait PP TUNAS

MONITOR, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, memberikan pernyataan tegas terkait implementasi…

1 jam yang lalu

UIN Jakarta Masuk 30 Besar Nasional Versi SCImago 2026, Unggul di Berbagai Bidang Keilmuan

MONITOR, Jakarta – Lembaga pemeringkatan internasional SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026 menempatkan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta…

3 jam yang lalu

618 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Utama hingga H+8

MONITOR, Cikampek — Arus balik Idulfitri 1447 H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…

5 jam yang lalu

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Cepat dan Mudah Diakses, JKP hingga Pelatihan Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan publik di Kementerian Ketenagakerjaan…

6 jam yang lalu

Singgung Kasus Kuota Haji, LSAK Dorong KPK Gandeng Pesantren

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperluas…

19 jam yang lalu

3,7 Juta Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga Akhir Periode Arus Mudik dan Balik Idulfitri 1447H

MONITOR, Jakarta - Hingga akhir periode arus mudik dan Balik Hari Raya Idulfitri 1447H/2026, Jasa…

19 jam yang lalu