Ilustrasi: Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kota Depok. (dok. Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Pemerintah pusat akan mengucurkan dana sekitar Rp 70 miliar melalui program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities (ISWMP) untuk membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kota Depok. Rencananya pembangunan dilaksanakan pada Oktober mendatang.
Menurut Team Leader National Project Management Consultant (NPMC) – ISWMP, Direktorat Sanitasi, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Ria Ismaria mengatakan, TPST yang akan dibangun dapat mengolah sampah 300 ton per hari. Dengan, hasil produk berupa Refuse Derived Fuel (RDF).
“Depok saat ini masih tahap desain, kemungkinan selesai di bulan Agustus,” katanya, dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Kamis (22/06/2023).
Kemudian akan dilanjutkan ke proses lelang pada bulan September. Jika semua berjalan lancar, maka bulan Oktober sudah dimulai pembangunan.
“Pembangunan diperkirakan selesai dalam waktu delapan bulan, maka akan selesai di bulan Mei atau Juni tahun depan,” katanya.
Ia berharap, dengan hadirnya TPST ini permasalahan sampah di Kota Depok dapat segera teratasi.
“Jadi, dengan adanya TPST ini, Pemkot Depok sudah bisa melakukan pengolahan sampah di sumbernya, sehingga yang masuk ke TPA Cipayung semakin sedikit,” tutupnya.
MONITOR, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan (SSR) mengecam keras pernyataan Wakil…
MONITOR, Jakarta - Keputusan Indonesia bergabung sebagai anggota pendiri Board of Peace, sebuah inisiatif yang…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan arah pembangunan nasional yang berfokus pada…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak boleh…
MONITOR, Jakarta - Pembelajaran Sains di sekolah selama ini kerap berhenti pada rumus yang dihafalkan,…
MONITOR, Jakarta - Cairo International Book Fair (CIBF) ke-57 dimeriahkan seminar bertajuk Harmoni Sosial dan…