PERDAGANGAN

Zulhas Ungkap Ekspor Turun saat Lebaran

MONITOR, Jakarta – Pada April 2023, nilai total ekspor Indonesia tercatat sebesar USD 19,29 miliar, turun 17,62 persen dibanding bulan sebelumnya (MoM). Penurunan disebabkan oleh melemahnya ekspor migas sebesar 5,95 persen maupun ekspor nonmigas sebesar 18,33 persen.

“Penurunan nilai ekspor pada April 2023 diantaranya disebabkan pola musiman yakni adanya momentum libur Lebaran serta penurunan harga beberapa komoditas seperti gas alam, bijih besi, tembaga, seng, dan palm kernel oil,” papar Mendag Zulkifli Hasan.

Pada April ini, ekspor seluruh sektor mengalami pelemahan secara bulanan (MoM). Ekspor sektor pertambangan turun sebesar 7,84 persen, sektor industri pengolahan (21,50 persen), dan sektor pertanian (22,56 persen).

Beberapa produk ekspor nonmigas yang mengalami penurunan terdalam pada April 2023dibanding bulan sebelumnya (MoM) antara lain logam mulia, perhiasan/permata (HS 71) turun 52,30 persen, barang dari besi dan baja (HS 73) 39,21 persen, mesin dan peralatan mekanis (HS 84) 37,27 persen, kendaraan dan bagiannya (HS 87) 34,16 persen, serta tembakau dan rokok (HS 24) turun 33,24 persen.

Di tengah pelemahan ekspor April 2023, terdapat beberapa produk utama ekspor nonmigas yang masih mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya (MoM). Produk tersebut diantaranya bijih, terak, dan abu logam (HS 26) naik 26,16 persen, bahan kimia anorganik (HS 28) 9,96 persen, serta pulp dari kayu (HS 47) 3,86 persen.

Dari sisi mitra dagang utama, beberapa negara tujuan ekspor utama Indonesia juga turut mengalami penurunan pada April 2023 dibanding bulan sebelumnya. Negara utama tujuan ekspor nonmigas tersebut diantaranya Tiongkok dengan nilai ekspor USD 4,62 miliar turun 18,49 persen, Amerika Serikat dengan nilai USD 1,57 miliar (turun 19,98 persen), dan India dengan nilai USD 1,54 miliar (turun 9,15 persen).

Sementara negara mitra yang mengalami penurunan ekspor nonmigas terbesar pada April 2023 dibanding bulan sebelumnya (MoM), antara lain Swiss turun 58,06 persen, Rusia (51,68 persen), Mesir (43,18 persen), Singapura (35,98 persen), dan Brasil (22,38 persen).

Di sisi lain, di tengah penurunan tersebut terdapat beberapa negara tujuan ekspor nonmigas yang masih mengalami peningkatan. Negara tersebut antara lain Pakistan naik 74,86 persen, diikuti Jerman (23,72 persen), Turki (18,97 persen), Belanda (4,28 persen), dan Spanyol (2,36 persen).

Ditinjau dari kawasan, pelemahan ekspor terbesar terjadi ke beberapa kawasan seperti Afrika Utara turun 45,12 persen, Eropa Timur (41,65 persen), dan Amerika Tengah (37,03 persen). Adapun kawasan yang masih mengalami penguatan ekspor nonmigas yakni Afrika Tengah yang naik 20,12 persen.

Secara kumulatif, total ekspor selama periode Januari—April 2023 mencapai USD 86,35 miliar, turun 7,61 persen dibanding periode yang sama 2022 (YoY). Penurunan tersebut disebabkan ekspor sektor nonmigas yang terkontraksi 8,61 persen sementara ekspor migas naik 11,34 persen.

Recent Posts

Prof Rokhmin Paparkan Roadmap Maritim 2045, Targetkan PDB Maritim 15 Persen

MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…

1 jam yang lalu

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemenhaj Benahi Tata Kelola dan Perkuat Layanan Jemaah

MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…

2 jam yang lalu

Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Regulasi Pelindungan Anak di Ruang Digital

MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…

3 jam yang lalu

Panen Raya Padi di Indramayu, Produktivitas Meningkat 2,7 Ton/Hektare berkat Extragen dan Pupuk Berimbang

MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat…

5 jam yang lalu

Marwan Jafar Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Bersih, Desak Solusi Permanen Atasi Kekeringan

MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…

5 jam yang lalu

Dorong Kemandirian, Menko Muhaimin Buka Jalan Santri Keluar dari Kemiskinan

MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…

14 jam yang lalu