JATENG-YOGYAKARTA

Fakta Dibalik Video Hoaks soal Ganjar Tak Perbaiki Jalan Rusak di Jateng

MONITOR, Jakarta – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah – DI Yogyakarta (BBPJN Jateng DIY), Bina Marga, Kementerian PUPR membantah keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak parah di Pantura Timur Jawa Tengah.

Keluhan tersebut datang dari seorang pengguna media sosial yang mengunggah video viral pada Jumat, 5 Mei 2023, yang menunjukkan kondisi jalan yang rusak dan berlubang di Jalan Pantai Utara (Pantura) Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Pemilik akun Twitter @dhemit_is_back pun mengadukan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ke Presiden Joko Widodo karena dinilai tidak mengatasi infrastruktur jalan yang jelek di wilayah tersebut.

Namun, pemerintah membuktikan bahwa kondisi yang terlihat dalam video tersebut merupakan situasi lama, dan jalan di wilayah tersebut sudah dirampungkan proses perbaikannya oleh Bina Marga, Kementerian PUPR.

Bukti perbaikan tersebut dapat dilihat pada unggahan @pupr_jalan_jatengdiy pada 15 April 2023.

Kepala BBPJN Jateng-DIY Wida Nurfaida menjelaskan dalam konten tersebut, terkait uraian pengerjaan rekonstruksi jalan di Pantura. Semua ruas jalan dan fasilitas infrastruktur transportasi di wilayah tersebut sudah siap.

“Kami telah memastikan semua ruas jalan dan fasilitas infrastruktur transportasi siap. Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas khususnya di daerah Pati, kami lakukan koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran Dinas Bina Marga dan Cipta Karya serta Dinas Perhubungan, Bupati Pati beserta Dinas PU Kabupaten Pati serta jajaran lainnya,” ujar Wida.

Pemerintah juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk membantu kelancaran mobilitas pemudik saat arus mudik dan balik Lebaran 2023.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam slide berikutnya berharap perbaikan tersebut dapat membantu melancarkan seluruh arus lalu lintas di wilayah tersebut.

“Kalau kami lihat, ini satu ruas kami tutup saja, ternyata kemacetannya luar biasa. Jadi, kalau kemudian kemarin nggak ada jembatan ini, ya wajar macet luar biasa. Mudah-mudahan menjadi solusi untuk melanjcarkan seluruh arus lalu lintas,” kata Ganjar.

Rekonstruksi Jalan Pantura Semarang – Demak – Jepara/Kudus memiliki panjang total 11,35 kilometer dan salah satu tujuannya adalah membantu kelancaran arus lalu lintas saat musim mudik dan balik Lebaran tahun 2023.

Recent Posts

Kemenhaj Imbau Jemaah Hemat Tenaga Jelang Puncak Haji

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk…

12 jam yang lalu

Rusia, Victory Day, dan Mimpi Pax Russica

Oleh: Boy Anugerah* Setiap tanggal 9 Mei, Rusia melakukan “ritual” rutin kenegaraan yang diselenggarakan di Moskow…

12 jam yang lalu

Kemenperin Dukung IKM Ambil Peran dalam Hilirisasi Industri Buah Tropis

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat program hilirisasi industri nasional yang tidak hanya menyasar…

12 jam yang lalu

Kemnaker Gelar Seleksi Kerja Penyandang Disabilitas Tuli bersama Dunia Usaha

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan menyelenggarakan seleksi kerja bagi penyandang disabilitas Tuli melalui pertemuan langsung…

12 jam yang lalu

Ramai Polemik Guru Honorer Berakhir Pada 2026, Legislator Usul Solusi Penyelesaian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKB Muhammad Khozin menyoroti ramainya polemik…

16 jam yang lalu

Legislator Minta Penanganan Polemik Nobar Film di Ternate Kedepankan Dialog

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menyoroti pembubaran…

17 jam yang lalu