Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa
MONITOR, Surabaya – Capaian Indeks Kesalehan Sosial (IKS) Jawa Timur tahun 2022 mengalami peningkatan tertinggi sejak IKS pertama kali dihitung pada 2018. Data tersebut diungkap Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Eks Menteri Sosial ini menjelaskan, dari skala 0-100, IKS Jatim tahun 2022 mencapai 72,03 atau naik 5,70 poin lebih besar dibandingkan nilai IKS 2021 yaitu 66,33. Sehingga, 2022 merupakan tahun dengan capaian IKS tertinggi hingga saat ini menurut data BPS Provinsi Jatim yang dirilis Maret 2023.
“IKS 2022 terutama diperoleh dari peningkatan nilai Indeks Dimensi Kepedulian Lingkungan dan nilai indeks pada Dimensi Kepedulian Sosial,” tutur Khofifah dalam keterangannya, Senin (20/3/2023).
Ia menjelaskan dimensi kepedulian sosial ini sendiri terbagi ke dalam beberapa sub, yakni sub dimensi sikap percaya, sub dimensi toleransi, sub dimensi kelompok dan jejaring, sub dimensi resiprositas, serta sub dimensi aksi bersama.
Menurut Khofifah, Indeks Kesalehan Sosial ini merupakan ciri khas Jawa Timur, sebagai manifestasi dari visi Pemerintah Provinsi Jatim. Di mana, ia merupakan indikator dalam penyelenggaraan pembangunan daerah.
“Mengingat IKS bukanlah turunan indikator di tingkat pusat, maka konstruksi kekhasan tersebut dibangun dengan beberapa batasan dari sisi kajian dan cakupan data oleh Perwakilan BPS Jawa Timur,” pungkasnya.
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…