JAWA TIMUR

Mantan Pengurus JPPI Nailul Faroq Masuk Politik Praktis

MONITOR, Gresik – Mantan kordinator advokasi dan investigasi Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ahmad Nailul Faroq memilih terjun ke dunia politik praktis dan berencana maju sebagai calon anggora DPRD Gresik pada Pileg Tahun 2024. Menurutnya, dengan masuk ke parlemen dirinya berharap bisa berperan lebih dalam melakukan pembenahan pendidikan.

“Agar apa yang saya inginkan bisa terealisasi, maka harus terjun langsung kedalam politik praktis. Salah satunya dengan menjadi anggota legislatif, sebab di gedung parlemen itulah saya bisa tuangkan ide atau gagasan yang selama ini hanya sebagai wacana saja,” Kata Nailul melalui keterangan terulis yang diterima di Jakarta, Selasa (28/2).

“Jika nantinya saya berkesempatan menjadi anggota DPRD Gresik, pertama saya ingin melakukan penataan disektor pendidikan. Karena jika pendidikan disuatu daerah itu bagus secara kualitas, tentu akan berimbas positif pada sektor lainnya,” Tambahnya.

Untuk meningkatkan kualitas pendidikan lanjut Nailul, ada beberapa variabel yang harus dilakukan pemerintah daerah. Yakni, sumber daya manusia (SDM) para pendidik (guru) harus yang mumpuni, sarana prasarana pendidikan yang mendukung dan memadahi sesuai dengan kebutuhan.

“Kalau saya mengkaji dari sisi anggaran pendidikan, di rata-rata daerah ada sekitar 70 hingga 80 persen habis untuk pegawai saja. Sedangkan, anggaran untuk kapasiti building atau peningkatan kualitas justeru sangat kecil. Tentu model kebijakan seperti itu harus diubah, dengan lebih menekankan pola perbaikan lewat program-program peningkatan mutu pendidikan yang tepat,” tegasnya.

Gagasan yang  disampaikan Nailul, bukan tanpa alasan. Sebab di tahun 2017, dirinya pernah terlibat di JPPI dengan menjadi koordinator tim advokasi akselerasi akses pendidikan berkualitas di 4 kabupaten/kota (Malang, Tangsel, Bintan dan Maros). Selain itu, tahun 2018 pernah berpartisipasi dalam riset bersama 13 negara dalam forum RTEI (Right to Edication Indeks) soal indeks kualitas pendidikan di 13 negara.

“Dari pengalaman-pengalaman tersebut, yang ingin saya implementasikan ketika mendapat kesempatan sebagai wakil rakyat nantinya sebagai bentuk ikhtiar untuk turut serta meningkatkan kualitas pendidikan di Gresik” pungkasnya.

Pria yang biasa disapa Cak Nailul ini, merupakan seorang intelektual yang aktif disejumlah organisasi ternama di Indonesia. Namun, ia lebih konsen dalam membuat gagasan atau ide khususnya terkait dunia pendidikan.

Untuk mewujudkan niatannya itu, ia memantabkan diri terjun ke dunia politik praktis dengan mendaftar sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2024 melalui PKB Kabupaten Gresik, Jawa Timur, di Dapil 1 Gresik – Kebomas.

Recent Posts

Dari Teh hingga Agrowisata, Dana Bergulir LPDB Perkuat Bisnis Puskopkar PTPN VIII

MONITOR, Jakarta - Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi UMKM Aceh Bangkit Pascabencana

MONITOR, Aceh – Ratusan pengusaha UMKM terdampak bencana di Aceh mengikuti workshop pendampingan peningkatan kapasitas…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Jadi Instrumen UMKM Naik Kelas

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong pengembangan waralaba sebagai salah…

2 hari yang lalu

Soroti Dugaan Korupsi Batu Bara Kukar, LSAK: Uang Disita, Kok Pemiliknya Tidak Ditetapkan Tersangka?

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperjelas status…

2 hari yang lalu

MTQ Nasional XXXI, Menag: Jadikan Al-Qur’an sebagai Living Quran

MONITOR, Jakarta - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Umumkan Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2, Seleksi Petugas Berlanjut

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi mengumumkan peserta yang berhak mengikuti Computer Assisted…

2 hari yang lalu