BERITA

Ganjar Jalin Komunikasi Lintas Sektoral Tangani Banjir Kudus

MONITOR, Kudus – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus berkomunikasi lintas sektor, untuk menangani banjir yang masih terjadi di Kabupaten Kudus. Ada 29 desa yang tersebar pada empat kecamatan di Kota Jenang yang masih banjir.

“Kita sedang perhatikan di beberapa daerah yang masih tergenang,” kata Ganjar, seusai meninjau posko pengungsian di Gereja Kristen Muria Kudus Tanjungkarang.

Sebelumnya, Ganjar juga menengok warga di Desa Karangrowo Kecamatan Undaan. Kemudian di Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, di mana masih ada ratusan warga yang mengungsi di aula balai desa setempat.

Di saat yang sama, Ganjar mengatakan Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono juga sedang roadshow ke Kudus, Jepara, dan Pati. Ganjar berterima kasih karena PUPR turut membantu penanganan banjir di Jawa Tengah.

“Pak Basuki, Menteri PUPR, hari ini sedang roadshow dari Kudus, terus Jepara. Barusan kontak bupati, hari ini ke Pati. dan sudah ada di titik-titik yang perlu ditangani kita tangani,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan dari Kementerian PUPR yakni penambahan kapasitas sepuluh kali lipat dari pompa yang sudah ada.

“Nanti kita coba akan bereskan, termasuk kemarin yang di Juwana. Mudah-mudahan Pak Menteri hari ini bisa juga sampai ke sana, saya sudah komunikasi. Kita harapkan ke depan lebih baik,” ucapnya.

Di sisi lain Ganjar meminta seluruh pemangku kesehatan mulai memperhatikan kondisi kesehatan para pengungsi. Di beberapa titik, Ganjar mendapat laporan warga yang mengungsi mulai gatal-gatal, ISPA, dan ada yang sakit perut.

“Yang sakit perut, saya curiga tidak cuci tangan gitu. Maka saya minta sediakan hand sanitizer atau sabun untuk cuci tangan, karena dalam kondisi seperti ini betul-betul harus sering dibersihkan,” katanya.

Mantan anggota DPR RI itu juga mengingatkan kepada masyarakat terdampak banjir, agar mengupayakan bisa mandi dengan air mengalir dan sabun.

“Kalau mandi pakai sabun semuanya karena pasti akan banyak penyakit-penyakit berpotensi menjangkiti mereka yang di pengungsian. Tim kesehatannya juga kita minta kontrol. Alhamdulillah di setiap posko ada tim kesehatan yang bagus dan ini mulai surut,” katanya.

Adapun banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus sejak Sabtu (31/12/2023). Selain disebabkan curah hujan yang tinggi, banjir juga disebabkan pendangkalan sungai di wilayah itu.

Recent Posts

Kemnaker Perkuat Ekosistem K3 untuk Tingkatkan Pelindungan Pekerja

MONITOR, Makassar — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat ekosistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional sebagai…

22 menit yang lalu

Warga Boleh Bela Diri dari Begal, DPR: Tetap Prioritaskan Keselamatan dan Hindari Main Hakim Sendiri

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menyoroti pernyataan Polda Jawa Barat…

59 menit yang lalu

Deposit Judol Nominal Kecil Bisa Sasar Anak-anak, Legislator Minta Putus Aliran Dana Pelaku Judi Online

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR, Junico Siahaan menyoroti perubahan pola transaksi dalam aktivitas…

3 jam yang lalu

Dalam Sebulan, Prodi PAI FITK UIN Jakarta Hantarkan 4 Proposal Riset Kolaboratif ke Kompetisi BRIN 2026

MONITOR, Tangerang Selatan - Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan…

7 jam yang lalu

Komisi IX DPR Soroti 6 Ribu Bayi Meninggal Tiap Tahun

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menaruh perhatian serius terhadap…

21 jam yang lalu

Soroti Praktik TPPO Berkedok Perjalanan Wisata, Legislator Desak Pemerintah Perbarui Strategi Pencegahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti penangkapan buronan internasional kasus tindak…

21 jam yang lalu