PERTANIAN

KTNA: Baru Kali Ini Harga Gabah Dinikmati Petani, Siapa Bilang Termahal Dunia?

MONITOR, Jakarta – Kontak Tani Andalan dan Nelayan (KTNA) Nasional menyebutkan petani saat ini di akhir tahun 2022 sumringah karena baru kali menikmati harga gabah dan beras yang menguntungkan. Mengacu data BPS, harga gabah kering panen di tingkat petani pada bulan November dibanding Oktober 2022 sebesar Rp 5.397 per kg, naik 0,81%, gabah kering giling Rp 5.785 per kg, turun 1,79% dan untuk harga gabah di luar kualitas Rp 5.021 per kg, naik 3,62%.

“Adapun harga beras medium di penggilingan naik 0,78 persen atau Rp 10.122 per kilogram dan beras premiumnya naik 1,05 persen atau Rp 10.512 per kilogram, selanjutnya dan beras di luar kualitas Rp 9.542 per kikogram,” demikian dikatakan Ketua Umum KTNA Nasional, M. Yadi Sofyan Noor di Jakarta, Selasa (20/12/2022).

Tentang hal ini, Yadi mengapresiasi upaya pemerintah yang terus menjaga harga gabah/beras, naik dalam kondisi wajar sehingga menguntungkan petani. Harapanya pun harga gabah/beras pada musim panen raya 2023 nanti dapat seperti saat ini.

“Mengapa harga gabah dan beras harus tetap bagus, ya karena selama ini kan harga pupuk naik, pestisida naik, upah juga naik. Bahkan kebutuhan sehari hari juga pada naik. Jadi wajar harga sekarang gabah ini,” ucapnya.

“Kami mewakili petani mengucapkan terima kasih kepada semua pihak sehingga sekarang ini kami petani memperoleh harga layak. Dulu harga gabah rendah sekali sedangkan biaya produksi sudag naik duluan,” pinta Yadi.

Di sisi lain, Yadi membantah jika dikatakan harga beras Indonesia merupakan termahal di dunia. Faktanya mengacu data globalproductprice.com, harga beras Indonesia itu di rangking jauh di bawah.

“Harga beras di Indonesia itu normal. Jika dibandingkan harga beras dunia, kita itu di urutan atau rangking ke 87 dengan harga USD 0,76 per kilogram. Harga beras paling mahal itu di Prancis, tebus USD 4 lebih. Kemudian disusun Jepang, Amerika Serikat, Rusia dan negara lainya,” jelasnya.

Recent Posts

Dorong Penanganan Karhutla, Prof Rokhmin: Edukasi Rakyat, Hukum Tegas Korporasi Pembakar Hutan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan…

10 jam yang lalu

Legislator Kecam Lagu ‘Lalaki Langit’ karena Dinilai Lecehkan Perempuan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina mengecam lagu berjudul 'Lalaki…

12 jam yang lalu

Puan Hormati Putusan MK Soal Kepala Daerah Tetap Dipilih Langsung Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal…

12 jam yang lalu

Puan Dorong Penetapan Komisaris BUMN Diambil dari Orang Profesional dan Kompeten

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong agar penetapan pejabat di lingkup Badan…

12 jam yang lalu

Sambut Kepulangan PPIH Daker Madinah dan Bandara, Wamenhaj Sampaikan Apresiasi atas Suksesnya Haji 2026

MONITOR, Tangerang – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak menyambut langsung kepulangan…

18 jam yang lalu

Konsolidasi Nasional PSGA 2026: Sahkan 4 Rekomendasi Strategis Kampus Inklusif

MONITOR, Cirebon - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI melalui Subdirektorat Penelitian…

21 jam yang lalu