POLITIK

Ternyata ini, Alasan Historis PDIP Pertahankan Nomor Urut Tiga

MONITOR, Jakarta – Pengundian nomor urut partai politik Peserta Pemilu 2024 sudah dilaksanakan tadi malam, Rabu (14/12/2022). Sebanyak 17 parpol sudah mendapatkan nomor urut kepesertaan dalam Pemilu mendatang.

Sebagai partai penguasa, PDI Perjuangan pun kembali menggunakan nomor urut tiga, menyusul PKB nomor satu dan Gerindra di urutan kedua.

“Kami kembali menggunakan nomor urut 3 untuk memenangkan pemilu ketiga kalinya atau hattrick pada tahun 2024 mendatang,” ucap Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Prasetyo mengungkapkan, angka tiga ini memiliki makna ideologis dan historis bagi partai berlambang banteng moncong putih itu.

Mengutip Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dipilihnya angka 3 supaya kejayaan dapat kembali diraih seperti pada masa Pemilu 2019 lalu. karena alasan ideologis dan historis. Dikatakan Prasetyo, Megawati memaknai angka 3 itu salamnya metal dan salam tersebut berkumandang ketika kebangkitan PDI dalam masa Orde Baru dikenal sebagai partai masa depan.

“Salam metal itu menang total, dilambangkan dengan angka 3. Kemudian Trisakti Indonesia Bung Karno yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di dalam bidang kebudayaan. Itu merupakan jalan pembumian Pancasila,” jelas Prasetyo.

“Selain itu, Ibu juga mempertimbangkan faktor efisiensi dalam memilih kembali nomor urut 3 pada Pemilu Mendatang. Hal tersebut dikarenakan atribut partai yang sebelumnya digunakan pada Pemilu 2019, dapat kembali digunakan pada Pemilu 2024,” tutur Prasetyo.

Dengan ditetapkannya nomor 3 ini, kader PDI Perjuangan semakin siap memenangkan Pemilu 2024 dengan solid bergerak, semakin sering turun ke bawah, menemui rakyat, menyapa, melindungi, mengutamakan kepentingan dan kebahagiaan semua rakyat.

“Para kader tidak boleh tidur, tidak di zona nyaman, wajib bekerja keras hadir dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara. Bismillah PDI Perjuangan menang hattrick, 3 kali menang berturut-turut,” tukasnya.

Recent Posts

Panen Ikan dan Jagung di Lampung Selatan, Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Desa

MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…

8 jam yang lalu

Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…

8 jam yang lalu

KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar

MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…

17 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah di Jamarat pada Fase Mina

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…

18 jam yang lalu

Bantuan Sapi Kurban Presiden Dinilai Lebih Tepat Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…

1 hari yang lalu

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Hadir di Berbagai Daerah untuk Perluas Akses Kompetensi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di…

1 hari yang lalu