Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Usai Partai Nasdem mengusung Anies Baswedan secara terbuka di Pilpres 2024 mendatang, isu keretakan hubungan pun berhembus antara Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo.
Menanggapi rumor yang beredar, Surya Paloh angkat bicara meluruskan hal tersebut. Dalam perayaan HUT Partai Nasdem, Paloh menyebut dirinya masih menganggap Jokowi sebagai sahabat dan Presiden yang dipatuhi Partai Nasdem.
“Sampai hari ini, Presiden Jokowi adalah presidennya Partai NasDem. Presiden Jokowi secara personal adalah seorang sahabat yang saya harapkan konsisten di dalam menjaga terminologi arti sesungguhnya dari persahabatan,” ucap Paloh kepada awak media, Jumat (11/11/2022).
Dalam kacamata Paloh, Partai NasDem sampai hari ini masih berada dalam koalisi pemerintahan di bawah presiden Jokowi. Ia pun menyinggung pihak-pihak yang mencoba mengganggu hubungan NasDem dan Jokowi.
Menurutnya, upaya pihak-pihak lain untuk mengganggu hubungan Partai Nasdem dan Jokowi bersifat sistemik.
“Menurut saya upaya upaya yang dilakukan secara sistemik dan sengaja untuk merusak hubungan yang telah terjaga sedemikian rupa,” tukasnya.
MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…
MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…
MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…
MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…