Categories: MEGAPOLITAN

5 Kasus Gagal Ginjal Akut Terdeteksi di Depok, 4 Meninggal

MONITOR, Depok – Akhir-akhir ini publik dihebohkan dengan adanya temuan kasus gagal ginjal akut misterius. Salah satunya ditemui di Kota Depok. Hal tersebut dibenarkan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Devi Mayori.

“Temuan gagal ginjal itu pada 17 Oktober 2022. Pasien datang dengan gejala pilek, batuk, dan muntah,” kata Devi, dikonfirmasi Jumat (28/10/2022).

“Kemudian, pasien tersebut kami rujuk ke RSCM dengan kondisi yang bergejala dan memperlihatkan hasil pemeriksaan penunjang, mengarah ke sana (gagal ginjal akut),” sambungnya.

Devi mengatakan, temuan pada anak berusia 15 tahun tersebut juga sudah dilaporkan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok. Pasien tersebut masuk tanggal 17 Oktober ke RSUD Depok, dan dirujuk tanggal 21 Oktober 2022.

“Mekanismenya, setelah kami laporkan ke Dinkes, nanti mereka yang melanjutkan proses selanjutnya,” jelas Devi.

Devi menambahkan, atas temuan pasien gagal ginjal akut di Depok, orang tua diimbau tidak memberikan obat dalam bentuk sirup terlebih dahulu. Pembelian obat jangan dilakukan secara bebas.

“Jangan memberikan obat dalam bentuk sirup, kemudian beralih ke tradisional. Bisa mengompres anak, memberi minum yang banyak,” ujarnya.

“Kemudian jangan membeli obat sembarang. Lebih baik konsultasi ke dokter dulu. Intinya berhati-hati dalam membeli obat juga,” tuntasnya.

Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, hingga saat ini ada lima temuan kasus gagal ginjal akut ditemukan di wilayahnya. Data tersebut didapatkan dari Kementerian Kesehatan.

“Kalau dari Kementerian Kesehatan, laporannya memang sudah ada lima,” kata Idris.

“(Dari jumlah tersebut) Yang meninggal kalau gak salah ada empat, dan ada yang masih dalam penanganan sudah diklarifikasi penyebabnya,” sambungnya.

Dari lima pasien yang terdiagnosa gagal ginjal aku tersebut, Idris mengungkapkan mayoritas didominasi anak-anak. “(Mayoritas) anak-anak, ada yang remaja juga. Jadi anak-anak rata-rata,” ungkap Idris.

Recent Posts

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…

13 jam yang lalu

Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah

MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…

14 jam yang lalu

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

23 jam yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

1 hari yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

1 hari yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

1 hari yang lalu