PERTANIAN

Petani Bengkulu Rasakan Manfaat Agens Hayati Ramah Lingkungan

MONITOR, Bengkulu – Kementan melalui Direktorat Jenderal Tanaman Pangan terus memasifkan Kegiatan Pemberdayaan Petani dalam Pemasyarakatan PHT (P4) program ini menjadisalah satu unggulan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan yang di Inisiasi Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan.

P4 pertama kali dialokasikan yaitu pada tahun 2021 dan berlanjut di tahun anggaran 2022 dengan total penerima manfaat sudah mencapai 270 poktan/gapoktan yang tersebar di 24 Provinsi, salah satunya adalah Kelompok Tani Karya Mukti, Desa Bukit Peninjauan II, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.

Direktur Perlindungan Tanaman Pangan, Mohammad Takdir Mulyadi mengatakan bahwa Program P4 menjadi bagian dari upaya untuk pengendalian hama terpadu dengan memprioritaskan penggunaan bahan yang ramah lingkungan dan menjaga keseimbangan agroekosistem. Diharapkan semakin banyak kelompok-kelompok tani yang ikut mereplikasi kegiatan semacam ini sehingga penggunaan bahan-bahan pengendali ramah lingkungan seperti agens hayati akan semakin masif ke depannya.

“Sehingga semakin banyak petani merasakan manfaat dari penggunaan bahan-bahan alami baik dari produktivitas yang meningkat serta mampu menjaga keberlanjutan pertanian di wilayahnya” Jelas Takdir.

M. Rasyid Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) pendamping kegiatan P4 pada Kelompok Tani Karya Mukti menyampaikan Selama kegiatan P4, Kelompok Tani Karya Mukti juga memproduksi pestisida nabati 50 liter, Biosaka 10 liter dan Pupuk Organik Cair (POC) 40 liter. Selain itu, di sepanjang pematang sawah ditanami tanaman refugia seperti Bunga Matahari, Kenikir, Marigold. Tanaman refugia diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha konservasi musuh alami, sumber nektar atau pakan bagi musuh alami sebelum adanya populasi hama di pertanaman, terciptanya agroekosistem yang seimbang sehingga jumlah hama yang ada dapat ditekan oleh keberadaan musuh alaminya.

“Kegiatan P4 memberi semangat positif kepada petani untuk lebih memahami tentang praktik penerapan Pengelolaan Hama Terpadu (PHT) menuju pertanian berkelanjutan” Ujar Rasyid.
Sementara itu Winarno Ketua Kelompok Tani Karya Mukti bersyukur atas hasil panen dari kegiatan P4 yang lebih tinggi dibandingkan panen-panen sebelumnya. Penggunaan agens hayati pada pertanaman padi berpengaruh positif pada hasil panen, Produktivitas Kelompok Tani Karya Mukti setelah rangkaian kegiatan P4 dilaksanakan yaitu mencapai 8,6 ton/ha. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan musim tanam sebelumnya dengan produktivitas 7,2 ton/ha.

“Kami petani senang karena selain produktivitas meningkat, biaya usaha tani juga dapat ditekan karena kami mengoptimalkan penggunaan pupuk dan bahan pengendali ramah lingkungan yang diproduksi sendiri” ungkap Winarno.

Sebagai informasi Ciri khas kegiatan P4 adalah petani dibimbing oleh petugas pendamping untuk melakukan eksplorasi Agens Pengendali Hayati (APH) di lahan yang dimilikinya. Kegiatan ini bertujuan untuk menginventarisasi APH yang berpotensi sebagai agens pengendali hama/penyakit di suatu wilayah. APH memiliki sifat spesifik lokasi atau akan lebih efektif dalam pengendalian hama/penyakit apabila diaplikasikan pada lahan di sekitar APH tersebut diperoleh (spesifik lokasi).

Pada kesempatan lain Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, mengajak semua pihak ikut serta mendukung kegiatan yang berdasar pada pertanian ramah lingkungan untuk menjaga keberlangsungan pertanian di masa depan.

“Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Mari kita bersama-sama menyiapkan pangan yang sehat. Sehat bagi produsen, konsumen dan pastinya sehat juga untuk lingkungan, Kurangi penggunaan pupuk dan pestisida kimia. Perbanyak gunakan bahan yang ramah lingkungan”tutup Suwandi.

Recent Posts

IPW Dukung Kapolri Perkuat Layanan Publik, Dorong Akses Langsung ke Kapolda dan Kapolres

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…

26 menit yang lalu

Wamenaker Tekankan Pentingnya Pelatihan dan Akses Kerja bagi Anak Muda

MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…

10 jam yang lalu

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…

10 jam yang lalu

Kemnaker Verifikasi Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memverifikasi perusahaan dan instansi pemerintah yang mendaftar sebagai mitra…

19 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027 Berhak Lunas, Cek Status dan Siapkan Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar nama jemaah haji reguler yang…

21 jam yang lalu