MEGAPOLITAN

Primaya Hospital Depok Berikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

MONITOR, Depok – Ratusan warga Depok menghadiri pemeriksaan kesehatan gratis yang diadakan Primaya Hospital Depok, Minggu (02/10/2022). Kegiatan bakti sosial ini terbuka bagi seluruh warga Depok yang mengalami nyeri.

Direktur Primaya Hospital Depok, dr. Hanny Merliana mengatakan, terdapat beberapa tahapan yang dilakukan pada kegiatan tersebut, diantaranya peserta akan melewati proses skrining berupa pemeriksaan tensi dan fisik, dan tindakan intervensi nyeri bagi peserta yang membutuhkan.

Seperti diketahui, nyeri merupakan pengalaman sensoris dan emotional tidak menyenangkan yang disertai oleh kerusakan jaringan secara potensial dan aktual. Klasifikasi nyeri secara umum dibagi menjadi dua, yakni nyeri akut dan nyeri kronis.

Nyeri akut adalah rasa nyeri yang terjadi secara mendadak dan dalam jangka waktu pendek, biasanya beberapa jam atau hari. Sementara nyeri kronis merupakan nyeri yang timbul secara perlahan-lahan, biasanya berlangsung dalam waktu cukup lama, yaitu lebih dari 6 bulan, umumnya disebabkan kerusakan jaringan.

Terdapat beberapa kategori orang yang berpontensi rentan gangguan nyeri, antara lain lansia, orang muda yang gemar dan rutin berolahraga, pekerja yang rentan cidera akibat posisi ergonomi kerja, dan penyintas penyakit terminal seperti kanker dan pasien pasca operasi.

“Pada kegiatan bakti sosial ini, orang yang berpotensi mengalami nyeri tersebut akan diberikan tindakan lanjutan berupa pemeriksaan kepadatan tulang dan tindakan penyuntikan pada saraf sasaran untuk memblok saraf penyalur rasa nyeri,” kata Hanny Merliana, disela kegiatan bakti sosial di Primaya Hospital Depok, Minggu (02/10/2022).

Hanny menjelaskan, Primaya Hospital Depok hadir dengan layanan kesehatan yang komprehensif. Salah satu layanan unggulan yang disediakan oleh Primaya Hospital adalah pusat layanan nyeri.

“Melalui kegiatan (bakti sosial) ini, kami berkesempatan memberikan edukasi agar masyarakat semakin peduli dengan kondisi kesehatannya,” pungkas Hanny.

CEO Primaya Hospital, Leona A. Karnali menambahkan, Primaya Hospital Depok berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia. Sebagai rumah sakit yang mengutamakan mutu dan keselamatan pasien, Primaya Hospital menerapkan standar layanan Internasional di seluruh jaringan rumah sakitnya.

“Kami telah menyiapkan tenaga medis profesional dan teknologi yang mumpuni pada setiap layanan kesehatan kami. Semoga dengan hadirnya Primaya Hospital Depok ini, dapat memberikan solusi kesehatan terpercaya bagi masyarakat Depok dan sekitarnya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Primaya Hospital merupakan Rumah Sakit dengan standar pelayanan prima-profesional, rapi, ibadah, mendengarkan dan asertif yang mengutamakan mutu keselamatan pasien.

Primaya Hospital memberikan layanan kesehatan yang menyeluruh untuk masyarakat Indonesia dan warga negara asing (WNA) dengan teknologi yang mumpuni serta memberikan layanan pasien dengan jaminan dari berbagai perusahaan, asuransi, BPJS, maupun pribadi.

Untuk menjangkau kebutuhan kesehatan masyarakat, Primaya
Hospital memiliki 14 jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Antara lain Jakarta, Bekasi, Tangerang, Semarang, Sukabumi, Makasar, Palangkaraya, dan Pangkal Pinang.

Beberapa layanan unggulan yang disediakan Primaya Hospital Depok bagi pasien antara lain pusat layanan jantung dan pembuluh darah, ibu dan anak, sport clinic dan orthopedic, kanker, diabetes, urologi, geriatri, kesehatan mata, dan lainnya. Primaya Hospital juga memiliki fasilitas pelayanan yang lengkap seperti layanan Gawat Darurat, Radiologi, Laboratorium, dan Farmasi yang buka 24 jam.

“Selain itu, kami juga memiliki area parkir yang luas, ruang edukasi pasien, ruang poli yang nyaman, ruang laktasi, ATM Center, Musala, WiFi untuk keluarga pasien, kantin, dan fasilitas lainnya yang nyaman,” pungkas Leona A.

Recent Posts

Rektor UIN Jakarta Paparkan Tiga Fokus Utama Pengembangan Universitas di Hadapan Para Alumni

MONITOR, Serpong - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar M.A. Ph.D. memaparkan…

55 menit yang lalu

DPR Desak Polisi Usut Tuntas Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus…

2 jam yang lalu

Khotmul Qur’an Braille di Bandung, Bukti Pendidikan Islam Inklusif Terus Menguat

MONITOR, Bandung - Suasana haru dan penuh semangat Ramadan terasa di Masjid Ibnu Umi Maktum,…

6 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

8 jam yang lalu

Menkeu Purbaya Pimpin Sidang Debottlenecking, Percepat Izin Investasi

MONITOR, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memimpin jalannya Sidang Debottlenecking yang ke-5…

10 jam yang lalu

Mudik 2026, Masjid Bekasi Sediakan Tempat Istirahat dan Takjil 24 Jam

MONITOR, Jakarta - Program Masjid Ramah Pemudik mulai beroperasi di sejumlah wilayah. Di Bekasi misalnya,…

13 jam yang lalu