SOSIAL

Sinergi Foundation Salurkan 600 Jeriken Air Bersih 

Bantu Masyarakat Pakistan

 MONITOR, Bandung – Banjir bandang yang terjadi di Pakistan (25/8/2022) lalu mengakibatkan ribuan masyarakat tewas. Pun membuat ribuan bahkan jutaan tempat tinggal hancur, sehingga banyak masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

Hal tersebut membuat masyarakat Pakistan membutuhkan banyak bantuan pasca terdampak banjir bandang. Salah satunya pasokan air bersih yang menjadi kebutuhan prioritas.

Air bersih menjadi kebutuhan prioritas masyarakat Pakistan pasca terdampak banjir bandang, akhir Agustus kemarin. Namun untuk mewujudkannya, diperlukan juga wadah penampung air atau jeriken berkapasitas sedang, sehingga air bisa lebih mudah untuk dimobilisasi.

Demi menyukseskan bantuan kemanusiaan ini, Sinergi Foundation tergabung dalam Forum Zakat (FoZ) turut berkontribusi membantu masyarakat Pakistan yang terdampak bencana alam banjir bandang, dengan mengirimkan sebanyak 600 jeriken berkapasitas 10 liter.

Dengan jeriken berkapasitas 10 liter ini, diharapkan dapat lebih memudahkan siapa pun untuk membawanya, ketimbang yang berkapasitas lebih dari 20 liter. Selain itu, lokasi untuk membawa air dari posko pengungsian pastinya memiliki jarak yang jauh, karenanya dengan kapasitas 10 liter diharapkan akan lebih memudahkan untuk membawanya termasuk anak-anak.

Keputusan pengadaan jeriken ini sudah melalui proses penilaian (assesment) berdasarkan dengan kebutuhan yang saat ini menjadi prioritas bagi masyarakat Pakistan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di sisi lain, tidak hanya Sinergi Foundation yang turut menyalurkan bantuan, melainkan banyak lembaga lain yang tergabung dalam Forum Zakat (FoZ) yang masing-masing menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan yang harus dipenuhi pasca banjir bandang tersebut.

Banyaknya jumlah masyarakat Pakistan yang terdampak pasca banjir bandang ini menjadikan pemenuhan akan kebutuhan pokok sangatlah banyak. Sehingga lembaga yang tergabung dalam Forum Zakat (FoZ) berusaha untuk membantu sesuai dengan permintaan akan kebutuhan tersebut.

Rencananya, pengiriman jeriken ini dilakukan tanggal 26 September 2022, yang dilakukan oleh pemerintah melalui melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan dikirimkan dalam sekali pengiriman bersama kebutuhan lainnya, yang sudah dihimpun baik oleh pemerintah dan NGO lainnya.

Nantinya, setelah bantuan sampai di Pakistan, akan ada koordinasi lebih lanjut bersama lembaga non-pemerintahan Pakistan yang concern di bidang penyediaan air bersih.

“Sekecil apapun bantuan dari Sinergi Foundation semoga bermanfaat bagi masyarakat Pakistan yang membutuhkan disana. Selain itu, dengan adanya bencana yang menimpa saudara kita di Pakistan ini menjadikan lembaga amil zakat untuk sama-sama berkolaborasi membantu masyarakat disana,” tutur tim kemanusiaan Sinergi Foundation, Komaludin.

Harapannya Sinergi Foundation dapat mengembangkan program-program lanjutan lainnya untuk membantu masyarakat di Pakistan. Sehingga untuk ke depannya lebih banyak masyarakat yang mendapatkan bantuan dengan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai lembaga filantropi, Sinergi Foundation turut membantu masyarakat terdampak bencana terkhusus di Pakistan. Salah satunya dengan menyalurkan bantuan berupa jeriken untuk memudahkan masyarakat terdampak bencana membawa air.

Sinergi Foundation (SF) merupakan lembaga filantropi yang mengelola dana Wakaf, Zakat, Infak-Sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program inovasi sosial pemberdayaan. Dalam penyaluran dana ziswaf yang terhimpun, Sinergi Foundation memiliki beberapa program di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan sosial. 

Recent Posts

Panen 88 Hari, Demplot Padi Organik di Subang Tingkatkan Produktivitas hingga Tiga Kali Lipat

MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…

16 jam yang lalu

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

1 hari yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

1 hari yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

1 hari yang lalu

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…

1 hari yang lalu

Sikapi Penyesuaian BPIH 2027, Menhaj Tekankan Efisiensi Tanpa Turunkan Kualitas Layanan

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…

1 hari yang lalu