Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
MONITOR, Jakarta – Program Kartu Prakerja dinilai sukses memberikan inspirasi bagi masyarakat yang terjun di dunia kerja. Di tahun sebelumnya, program ini menjadi kisah sukses Indonesia dalam melakukan transformasi sistem pendidikan.
“Belajar memang tidak mengenal usia. Harus sepanjang hayat. Apalagi dunia kerja juga dinamis. Jadi, kita pun dituntut untuk dapat beradaptasi,” ucap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam temu virtual saat menyapa alumni Kartu Prakerja dalam Temu Raya Prakerja di Madiun, Ngawi, Magetan dan Ponorogo Jawa Timur, belum lama ini.
Di Jawa Timur, Airlangga mengungkapkan jumlah penerima program Prakerja sebanyak 1,38 juta orang dengan jumlah pendaftar sebanyak 4,5 juta orang. Angka ini merupakan terbesar kedua se-Indonesia.
Melihat antusiasme masyarakat, Airlangga menyatakan pemerintah berencana untuk melanjutkan kembali program tersebut di tahun berikutnya. Hal ini, dikatakan Airlangga, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo.
“Melihat hasil yang sangat baik ini, arahan Bapak Presiden Joko Widodo @jokowi, Program Kartu Prakerja akan dilanjutkan pada tahun 2023 dan 2024 dengan didorong menggunakan metode pelatihan secara offline,” ucap Airlangga.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memacu proses pemvisaan jemaah haji…
MONITOR, Jakarta - Kinerja industri pengolahan nasional pada awal tahun 2026 tetap menunjukkan ketahanan dan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya penguatan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian menyatakan kebijakan pembatasan impor unggas dan telur oleh Otoritas Pangan…
MONITOR, Jakarta - Industri perhiasan dalam negeri memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah global.…
MONITOR, Rangkasbitung - Eritrosit atau sel darah merah selama ini dikenal dalam dunia medis sebagai…