MONITOR, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, belum lama ini menyatakan bahwa kerugian ekonomi akibat sampah makanan setara dengan 4-5 persen PDB Indonesia.
Menurut Sandi, tidaklah etis apabila masyarakat Indonesia masih memiliki kebiasaan membuang-buang makanan, sementara di sisi lain harga bahan pokok mengalami kenaikan.
“Perlu perubahan perilaku konsumsi makanan agar masalah ini tidak berkepanjangan,” ucap Sandiaga Uno, Rabu (24/8/2022).
Sandiaga menyatakan, saat ini Kemenparekraf menggandeng seluruh stakeholders seperti restoran dan hotel untuk menekan pertambahan sampah makanan.
“Kita belajar juga dari Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata I Gede Ardika yang selalu bilang ‘Ambillah sesuai apa yang akan kita makan, jangan sampai ada yang tersisa.” tuturnya.
“Ayo guys, kita berkolaborasi ubah gaya hidup, mulai hargai sampai sebutir nasi pun, jangan ada yang mubazir, demi bangkitnya perekonomian Indonesia,” imbuhnya.
