Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Richard Eliezer atau Bharada E perlahan membuka tabir kebenaran usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Melalui pengacara barunya, Bharada E mengaku dirinya bukan pelaku penembakan Brigadir J.
Dalam peristiwa tragis itu, menurut Bharada E tidak ada peristiwa adu tembak antara dirinya dan Brigadir J seperti yang diungkap dalam kesaksian sebelumnya.
“Salah satunya disampaikan skenario tembak-menembak, Bharada E karena bela paksa, ditembak oleh Brigadir J, kemudian dia membalas. Itu salah satunya, ternyata tidak begitu kejadiannya,” ucap kuasa hukum baru Bharada E, Deolipa Yumara, Minggu (7/8/2022).
Deolipa menyatakan, alasan kliennya berbohong dalam proses penyelidikan lantaran mendapat tekanan dari atasannya. Ia terpaksa melakukan karena ada tekanan dari luar sehingga mengharuskan dirinya mengikuti skenario yang telah dibuat oleh atasan.
Di sisi lain, terkuak fakta bahwa Bharada E bukanlah sosok polisi yang mahir dalam menembak sebagaimana diberitakan sebelumnya.
“Yang kedua Bharada E dibilang jago tembak, ndak begitu juga kejadiannya. Jadi banyak hal yang tidak konsisten, ya, kalau kejahatan ya begitu, tidak konsisten kalau ditutup-tutupi,” jelasnya.
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…