Categories: INDUSTRI

Airlangga Sebut KEK Kendal jadi Magnet Investasi di Jateng

MONITOR, Kendal – Dalam rangka kunjungan kerja di Jawa Tengah, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Sabtu (23/7/2022) lalu.

Airlangga mengakui KEK Kendal menjadi daya tarik tersendiri bagi investasi di Provinsi Jawa Tengah.

“Sebab KEK ini berhasil menciptakan lapangan pekerjaan dan membuat model terobosan pengembangan kawasan melalui pengembangan industri berteknologi tinggi,” ucap Airlangga Hartarto.

Terhitung hingga Juli 2022, komitmen investasi KEK Kendal ini telah mencapai Rp 27 triliun yang berasal dari 75 pelaku usaha dari berbagai negara dan mampu menyerap 12.030 orang tenaga kerja.

Sebagai KEK berbasis industri pertama di Pulau Jawa, Airlangga berharap Kawasan Industri Kendal (KIK) mampu menjadi percontohan sebagai kawasan industri yang berhasil di Indonesia.

Recent Posts

JPPI: SPMB 2026 Masih Gagal Menjamin Hak Pendidikan Anak

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…

1 jam yang lalu

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

5 jam yang lalu

Gus Hery Silaturahim ke Murid Langsung KH Hasyim Asy’ari, Mohon Doa Restu Ikhtiar Maju sebagai Ketua Umum PBNU

MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…

5 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

7 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

9 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

10 jam yang lalu