PERTANIAN

Jaga Produksi, Kementan Lakukan Pendampingan Pengendalian Tikus

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian terus melakukan upaya-upaya menjaga dan meningkatkan produksi, salah satu upaya menjaga produksi dengan pengendalian hama dan penyakit. Salah satu hama yang sering mengganggu tanaman itu hama tikus. Tikus merupakan hama utama tanaman padi (Oryza sativa L.) yang dapat menurunkan hasil produksi cukup tinggi.

Pada umumnya, tikus sawah (Rattus argentiventer) tinggal di pesawahan dan sekitarnya, mempunyai kemampuan berkembangbiak sangat pesat. Secara teoritis, satu pasang ekor tikus mampu berkembangbiak menjadi 1.270 ekor per tahun. Walaupun keadaan ini jarang terjadi,tetapi hal ini menggambarkan, betapa pesatnya populasi tikus dalam setahun. Kerusakan dan penurunan hasil produksi padi sangat besar akibat dari serangan hama tikus dan susah untuk dikendalikan.

Pada 4/7/2002 Kementan melakukan sosialisasi pengendalian hama tikus dengan melakukan kegiatan Bimbingan Teknis & Sosialisi yang di hadiri oleh Dirjen Tanaman pangan, POPT Ahli Muda Jatisari, Akademisi Fakultas Pertanian IPB, POPT Ahli Madya Jatisari dan Kelompok tani Margasih karawang barat.

Swastiko Akademisi Fakultas Pertanian IPB memaparkan Manajemen populasi tikus pada relief candi borobudur abad ke 9 yang menunjukan hubungan manusia, tikus anjing, dan tanaman padi dan tikus yang di gambarkan melawan setiap tindakan pengendalian. Terdapat berbagai macam metode pengendalian tikus mulai dari metode sanitasi, kultur teknis, fisik dan mekanis, biologi, kimia, terpadu.

“Dalam faktor ekologi/ human antara lain ramah lingkungan, harus kompatibel, dengan musuh alami harus aman untuk non target animal. Memperhatikan animal welfare. Dan untuk faktor sosio/kultur manajemen tikus harus dapat diterima masyarakat, tidak bertentangan dengan keyakinan/agama masyarakt setempat,dapt memberikan dampak sosial psitif bagi kehidupan masyarakat” jelas swastiko.

Sementara itu Kartali, kelompok tani margasih karawang barat mengatakan Endemik tikus pada lahannya merajalela sampai 50-70% bahkan sampai tidak bisa panen dari pengalaman itu sekarang memperoleh pendampingan dari BPOT mengajarkan bagaimana tata cara untuk memberantas tikus sampai tuntas.

“ Saya mengajak para petani untuk memberantas tikus hingga tuntas, langkah pertama yang saya lakukan adalah sanitasi yang saya lakukan sekitar 2000 meter dengan cara dibersihkan agar dapat melihat lubang-lubang tikus yang ada setelah itu dilakukan pengemposan” pungkas kartali.

Di tempat berbeda Yadi kusmayadi dari BBPOPT Jatisari menjelaskan Tikus adalah perampok sawah petani. tikus menjadi musuh petani dan menjadi musuh kita bersama maka dari itu di perlukan Strategi pengendalian tikus agar dapat menyelamatkan hasil dari serangan hama tikus ini.

“ Beberapa cara pengendalian tikus, salah satu cara pengendalian tikus seperti gropyokan yaitu salah satu cara tehnik pengendalian hama tikus di areal persawahan dengan cara memburunya secara langsung melalui pembongkaran lobang-lobang aktif yang dicurigai sebagai sarang tikus” jelas Sambung yadi.

Pada kesempatan yang sama Dirjen Tanaman Pangan Suwandi mengarahkan semua petugas popt untuk a terus mendampingi para petani kuntuk dapat menerapkan dan melakukan tahapan tahapan dalam membasmi hama terutama hama tikus yang dapat berdampak sampai kegagalan panen.

“Sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian Syagrul Yasin Limpo pengendalian hama harus terus dilakukan untuk menjaga produksi namun tetap harus melakukan pengendalian dengan cara-cara yang ramah lingkungan agar sistem pertanian berkelanjutan dapat berjalan dengan baik. Tutup suawandi”

Recent Posts

IPW Dukung Kapolri Perkuat Layanan Publik, Dorong Akses Langsung ke Kapolda dan Kapolres

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…

9 menit yang lalu

Wamenaker Tekankan Pentingnya Pelatihan dan Akses Kerja bagi Anak Muda

MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…

10 jam yang lalu

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…

10 jam yang lalu

Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…

10 jam yang lalu

Kemnaker Verifikasi Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memverifikasi perusahaan dan instansi pemerintah yang mendaftar sebagai mitra…

19 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027 Berhak Lunas, Cek Status dan Siapkan Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar nama jemaah haji reguler yang…

20 jam yang lalu