Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP), di Istana Negara, telah menginstruksikan kepada jajaran kabinetnya untuk mewaspadai situasi dunia yang tidak dalam kondisi normal.
Dalam pertemuan itu, Jokowi juga meminta menterinya segera mengantisipasi krisis pangan dan energi. Instruksi tersebut dibenarkan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
“Presiden meminta jajaran terkait untuk melakukan penghematan sekaligus mencegah terjadinya kebocoran pada dua sektor kritikal tersebut,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Selasa (21/6/2022).
“Harga komoditas pangan dan energi di masyarakat bawah agar tetap stabil dan terjangkau, termasuk minyak goreng,” sambungnya lagi.
Airlangga menyatakan, meskipun beban fiskal yang berat, pemerintah terus berkomitmen untuk tetap memberikan subsidi khususnya kepada masyarakat kecil dalam menghadapi peningkatan harga komoditas secara global saat ini.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 51 Tahun 2025 tentang…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga persatuan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menerbitkan sebanyak 292 dokumen Certificate of…
MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin menekankan pentingnya pola kepemimpinan yang…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh. Rano Alfath menilai reformasi Polri…