Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok
MONITOR, Depok – Sejumlah anggota Panwascam Kota Depok diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok terkait dugaan korupsi dana hibah Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Depok tahun 2020 sebesar Rp 15 Miliar.
Ada tiga anggota Panwascam yang diperiksa. Mereka adalah Ketua Panwascam, Bendara dan Sekretariat di salah satu Panwascam di Kota Depok. Pemeriksaan dilakukan hari ini, Rabu (08/06/2022).
Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini membenarkan informasi tersebut. Pemanggilan yang dilalukan menindaklanjuti periksaan yang dilakukan sebelumnya.
“Itu terkait sambungan pemeriksaan kemarin, meminta keterangan,” kata Luli Barlini dikonfirmasi MONITOR, Rabu (08/06/2022).
“Iya (pemanggilan terkait dana hibah 15 miliar pada Pilkada 2020) untuk meminta keterangan saja,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, MONITOR masih belum menerima keterangan resmi dari Kejari Depok, meski telah mengkonfirmasi terkait hal tersebut.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menanggapi pemulangan lebih dari…
MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Ketua DPR RI Puan…
MONITOR, Banjarbaru – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya pelestarian sumber daya genetik tanaman melalui…
MONITOR, Pelalawan — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci…
MONITOR, Halmahera Timur - Harapan warga Desa Bokimaake, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, untuk…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II…