Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
MONITOR, Jakarta – Pemerintah menyatakan siap berkomitmen mengurangi penggunaan bahan bakar fosil secara bertahap demi keamanan iklim di masa depan. Komitmen itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.
Airlangga menjelaskan, komitmen tersebut terwujud dalam berbagai langkah konkret dan inovatif diantaranya platform SDG Indonesia One yang telah mencapai USD3,2 miliar dalam waktu kurang dari 4 tahun, penerbitan Sukuk Hijau, dan rencana mekanisme penerapan carbon pricing untuk mobilisasi peralihan energi di sektor swasta.
“Langkah-langkah tersebut saya jelaskan ketika menjadi panelis pada sesi workshop bertema “Financing a Just Transition in Emerging Markets” dalam rangkaian pertemuan World Economic Forum Annual Meeting (WEFAM) 2022 di Davos, Swiss, Selasa 24 Mei 2022,” jelas Airlangga.
Dijelaskan Airlangga, negara-negara maju harus mampu mendukung transisi energi global serta ramah lingkungan.
“Saya juga menegaskan pentingnya negara-negara maju untuk memenuhi komitmen dalam penyediaan dana guna mendukung transisi energi global setiap tahunnya serta menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik dan ramah lingkungan,” ungkap Ketua Umum Partai Golkar.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) memperkuat sinergi untuk…
MONITOR, Jakarta - Gangguan transaksi pada layanan teknologi finansial (tekfin) Flip memasuki hari keempat. Sejak…
MONITOR, Dili - Setelah memaparkan konsep pengembangan ekonomi biru di hadapan Wakil Perdana Menteri Timor-Leste…
MONITOR, Dili - Pengembangan ekonomi biru Timor-Leste memasuki tahap baru. Anggota DPR RI sekaligus Guru…
MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…