KEAGAMAAN

Seleksi Beasiswa Santri Berprestasi Diikuti Anak Berkebutuhan Khusus

MONITOR, Jakarta – Akses beasiswa santri berprestasi kini juga terbuka untuk anak-anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas. Tahun ini, setidaknya ada empat santri disabilitas yang ikut ambil bagian dalam seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang digelar Kementerian Agama.

Mereka berasal dari pesantren Raudlatul Makfufin, Serpong, Tangerang Selatan. Keempatnya hari ini mengikuti Computer Assested Test (CAT) PBSB Kemenag untuk jenjang Strata Satu (S.1).

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani, mengatakan, keikutsertaan santri berkebutuhan khusus dalam CAT PBSB merupakan bentuk implementasi UU No 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan PP No 13 Tahun 2020 tentang Akomodasi Yang Layak Untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas.

“Para santri disabilitas tersebut kita fasilitasi dengan semestinya dan kita penuhi hak-haknya untuk mengikuti seleksi PBSB agar mereka dapat memperoleh akses pendididikan yang diinginkan,” ujar Ramdhani di Serpong, Kamis (12/5/2022).

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono Abdul Ghofur, berharap keikutsertaan santri berkebutuhan khusus pada seleksi PBSB bisa lebih meningkat di tahun mendatang, sekaligus menjadi motivasi bagi santri lainnya.

“Pesantren Raudlatul Makfufin yang diasuh Kiai Rokhman masuk dalam program Pengembangan Pesantren Iklusif binaan Kemenag. Pesantren ini memiliki santri berkebutuhan khusus tuna netra yang dalam kesehariannya diajarkan pendidikan agama dan umum,” terang Waryono.

Sekretaris Pokja Pendidikan Inklusi Kemenag, Sakdiyah, saat memonitoring pelaksanaan tes CAT PBSB mengaku, kesiapan santri menggunakan android cukup baik. Pesantren juga memberikan pembelajaran berbasis TIK, sehingga tidak ada kendala yang berarti dalam mengikuti tes CAT ini.

“Meski para santri hanya boleh menggunakan android sekali dalam sepekan, namun dalam pembelajaran sehari-hari santri menggunakan komputer bicara dengan screen reader,” jelas Sakdiyah yang juga Kasubdit Pendidikan MDT.

Hasil tes CAT akan diumumkan pada 19 Mei. Peserta yang dinyatakan lolos, berhak ikut tes wawancara yang juga akan dilakukan secara online.

Tahun ini, tercatat ada 13.011 santri yang mendaftar seleksi PBSB. Mereka berasal dari 1.730 pesantren. Namun, yang melengkapi data persyaratan pendaftaran berjumlah 6.391. Setelah dilakukan verifikasi, ada 6.169 santri yang berhak ikut CAT.

Recent Posts

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

2 jam yang lalu

Harga Obat Terancam Naik Buntut Pelemahan Rupiah, DPR Dorong Kemandirian Farmasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…

3 jam yang lalu

Kemnaker: JKP Instrumen Penting Pelindungan dan Pengembangan Karier Pekerja

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong para pekerja untuk memahami dan memanfaatkan Program Jaminan…

4 jam yang lalu

85.290 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Tanah Air, Kemenhaj Ajak Jaga Semangat Kepedulian Pasca-Haji

MONITOR, Makkah – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-55. Hingga hari…

7 jam yang lalu

Rapim Kemenag DKI Jakarta, Kabiro SDM Sebut Kepemimpinan Level 5

MONITOR, Jakarta— Kepala Biro SDM Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Muhammad Zain menegaskan pentingnya lompatan kinerja…

20 jam yang lalu

Bebas OPTK, 188,7 Ton Cengkih Asal Natuna Berlayar ke Semarang

MONITOR, Batam - Jaminan kesehatan komoditas bebas dari organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK), kumbang tanduk…

21 jam yang lalu