JABAR-BANTEN

Warga Subang Penderita Lumpuh Tersenyum Haru Terima Bantuan Kursi Roda dari KC Foundation

MONITOR, Subang – Kang Chepy (KC) Foundation kembali melakukan aksi sosial dengan memberikan Kursi Roda kepada Iwan Setiawan warga Kampung Ciginggang, Desa Cisaat Kecamatan Ciater Kabupaten Subang Jawa Barat yang mengalami kelumpuhan sejak tahun 2020.

Direktur Eksekutif KC Foundation Chepy Aprianto mengatakan pemberian kursi roda terhadap warga yang mengalami kelumpuhan merupakan bentuk perhatian KC Foundation kepada warga yang membutuhkan uluran tangan. 

“Kami berharap dengan adanya fasilitas (kursi roda) bisa sedikit membantu aktivitas yang bersangkutan,” kata Chepy Aprianto melalui keterangan tertulis yang diterima Minggu (8/5).

Lebih lanjut, pria yang merupakan Tenaga Ahli Anggota DPR RI itu menuturkan dirinya berkomitmen akan selalu membantu warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan. Dirinya juga berharap semakin banyak orang yang peduli dan bisa melakukan aksi-aksi serupa.

“Tentu kami melalui KC Foundation akan terus melakukan aksi-aksi sosial. Dan kami juga akan terus melakukan kampanye dan mengajak pihak lain untuk turun tangan langsung membantu warga yang membutuhkan,” Imbuh pria kelahiran Subang itu.

Kronologi Iwan Setiawan mengalami kelumpuhan bermula saat pria yang berprofesi sebagai seorang buruh tani itu jatuh dari pohon setinggi sekitar 8 meter pada saat memetik cengkih dengan posisi jatuh duduk.

Pasca kejadian tersebut, yang bersangkutan mengeluh sakit di bagian bahu tangan dan pinggang, dengan keluhan sakit bagian bahu tangan dan pinggang, dari pas kejadian sampai agustus 2021 sudah beberapa org mencoba mengobati dengan cara urut pada bagian yg sakit (belum ada gejala sesak), september oktober mulai ada sakit pada bagian dada dan mulai konsul ke klinik dan puskesmas dilakukan pengecekan rongsen dan harus tes dahak.

Setelah sekian bulan karena dahak tidak kunjung bisa kluar meski batuk sering dan sesak mulai berat, di bawalah pasien ke RSUD skitar dilakukan penangan, pengecekan rongsen kembali, setelah hasil rongsen kluar dokter mendiagnosis (ada benjolan d paru bagian kanan) lalu pasien d sarankan d rujuk ke Rs.siloam pwk, d Rs.siloam selama 3 hari perawatan dan pemeriksaan rongsen + Ct scan.

Hasil rongsen dan Ct scan keluar kemudian dokter menyampaikan bahwa ada tumor d bagian paru sbelah kanan, kemudian pasien d rujuk kembali ke Rshs bandung.

Di RSHS bandung mulai konsul dan pengecekan beberapa bulan sampai akhir nya pasien harus melakukan perawatan selama sebulan, yg sudah d lakukan selama perawatan pasien sudah d ambil sempel dan melakukan radio terapi 10x.

Sekarang menuju tahap pengobatan ke 2 kemoterapi, karena masih ada pemeriksaan lanjutan dan menunggu hasil pemeriksaan, pasien bolak balik Rshs dengan kondisi sesak,lemas.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Indonesia Emas Harus Bertumpu pada Ekologi, Bukan Sekadar Pertumbuhan Ekonomi

MONITOR, Jakarta – Ambisi mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi tinggi,…

10 jam yang lalu

Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Evaluasi Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Madinah — Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan ke Saudi German…

15 jam yang lalu

DPR Sahkan Revisi UU P2SK, Perkuat Tata Kelola Sektor Keuangan

MONITOR, Jakarta - Paripurna DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4…

16 jam yang lalu

Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri…

17 jam yang lalu

Nurhadi Dukung Penyegaran Pimpinan BGN, Minta Program MBG Lebih Akuntabel

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, menghormati keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan…

17 jam yang lalu

Kemenhaj Dorong Komoditas Pangan RI Masuk Rantai Pasok Katering Haji Arab Saudi

MONITOR, Madinah – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Haji dan Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf mendorong…

18 jam yang lalu