Ilustrasi penyakit hepatitis
MONITOR, Jakarta – Belakangan ini Jakarta diramaikan dengan adanya penyakit hepatitis akut. Penyakit ini pun belum diketahui penyebabnya. Ironisnya penyakit ‘misterius’ ini sudah merengut tiga nyawa anak di Ibu Kota.
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menduga penularan hepatitis ini penularannya melalui saluran cerna
“Seperti pola penularan kayak diare, tipes. Itu sementara diduga ya,” kata Lies Dwi Oktavia, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Jakarta, Rabu (4/5).
Namun kata Dwi, pihaknya masih terus mendalami penularan hepatitis ini. Sebagai langkah antisipasi penularan penyakit ini, Dwi pun menyarankan, masyarakat memilih makanan yang sehat.
“Tidak tercemar, tidak terkontaminasi bakteri. Gara-gara misalnya ada dihinggapi laler. Kayak gitu-gitu menjadi penting, di samping selain itu ya masih mengikuti perkembangan juga. Lebih spesifik ini penularannya jalur apa sih yang lebih pasti, apakah jalur pencernaan atau jalur lain,” bebernya.
Dwi meminta warga tetap waspada terhadap makanan yang dikonsumsi. Waspada jika hendak makan atau jajan. Dia mengimbau masyarakat memilih makanan yang tertutup, dimasak sempurna, cuci tangan sebelum makan, dan tidak menggunakan alat makan bersama.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut ketiga anak yang meninggal akibat dugaan hepatitis akut mengalami beberapa gejala. Di antaranya, mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang dan mengalami penurunan kesadaran.
MONITOR, BEKASI – Gedung Juang Tambun bukan sekadar bangunan bersejarah. Di tempat yang menjadi simbol…
MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…
MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…
MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…