Relawan Sandi Muda Solid Cirebon mendeklarasikan dukungan untuk Sandiaga Uno/ dok: Fajarsatu
MONITOR, Cirebon – Ratusan relawan yang tergabung dalam Sandi Muda Solid Cirebon mendukung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menjadi presiden tahun 2024.
Acara deklarasi ini dihadiri milenial, pelaku UMKM, hingga emak-emak. Deklarator Sandi Muda Cirebon, Enang Juhana, mengatakan Indonesia perlu pemimpin religius dan dapat memulihkan perekonomian bangsa.
“Indonesia memerlukan pemimpin yang religius dan seseorang yang bisa memulihkan perekonomian ini. Hanya pak Sandiaga Uno yang kami anggap layak menjadi Presiden,” kata Enang.
Enang menganggap Indonesia akan lebih makmur dan sejahtera bila Sandiaga Uno maju menjadi Presiden 2024.
Selain deklarasi, relawan Sandi Muda Solid Cirebon juga melakukan bakti sosial dengan membagikan takjil dan sembako kepada para pengendara.
“Kami memberikan sekitar 500 takjil dan 150 sembako kepada masyarakat yang lalu lalang dan yang membutuhkan,” ucapnya.
Hal senada diungkapkan pelaku UMKM Kesenian Cirebon, Ade Lesta yang yakin Sandiaga Uno dapat menjadi pemimpin yang baik dan peduli terhadap masyarakat. Khususnya, untuk mengangkat perekonomian para musisi dan seniman daerah lewat event-event besar.
“Saya sebagai musisi, mengharapkan akan ada event-event besar lagi yang mana bisa mengangkat perekonomian para musisi-musisi daerah dan seniman daerah,” ungkapnya.
MONITOR, Natuna - Aktivitas sektor perikanan di Kabupaten Natuna terus menunjukkan tren positif, terutama di…
Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangani bencana longsor yang terjadi di…
MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat promosi produk lokal…
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah bergerak cepat menjaga peluang kerja tetap terbuka…
MONITOR, Jakarta — Pertamina Patra Niaga menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan tegas Bareskrim Polri…
Oleh : Mahfuz Sidik Celah menuju gencatan senjata dalam konflik antara Donald Trump dan Iran…