Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily
MONITOR, Jakarta – Usulan Kementerian Agama mengenai besaran haji tahun 2022 sebesar Rp45 juta, menuai tanggapan dari Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily.
Politikus Golkar ini menilai besaran biaya haji harus dipertimbangkan kembali, menyusul adanya kebijakan penghapusan karantina serta tes PCR oleh pemerintah Arab Saudi.
“Dalam rapat Panja Biaya Penyelenggaraan Haji tahun ini kita mendalami perkembangan baru dari Pemerintah Arab Saudi yang menyebutkan adanya pelonggaran protokol, terutama karantina, dan tidak adanya PCR,” sujar Ace di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/3/2022).
Ace menilai seharusnya ada penyesuaian biaya seiring diberlakukannya pelonggaran protokol kesehatan.
“Pemerintah pada awalnya melalui Kementerian Agama RI mengusulkan Rp45 juta per jemaah, kemudian menurunkan menjadi Rp42 juta,” jelasnya.
Lebih jauh Ace menegaskan pihaknya akan terus berupaya mendorong agar besaran biaya haji dapat ditekan seminimal mungkin, disesuaikan dengan pelonggaran yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.
“Memang cukup signifikan penurunan tersebut, namun harus didalami, karena komponen-komponen yang lain akan kami undang seperti misalnya Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan menyangkut biaya tiket penerbangan yang akan kami pastikan seefisien mungkin,” jelas Ace.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) memperkuat sinergi untuk…
MONITOR, Jakarta - Gangguan transaksi pada layanan teknologi finansial (tekfin) Flip memasuki hari keempat. Sejak…
MONITOR, Dili - Setelah memaparkan konsep pengembangan ekonomi biru di hadapan Wakil Perdana Menteri Timor-Leste…
MONITOR, Dili - Pengembangan ekonomi biru Timor-Leste memasuki tahap baru. Anggota DPR RI sekaligus Guru…
MONITOR, Jakarta - Industri mainan merupakan salah satu bagian dari sektor industri aneka yang memiliki…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah merespons soal usulan…