EKONOMI

Rumah Besar Nusantara Ekonomi Rakyat Siap Bantu Pemerintah Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan

MONITOR, Jakarta – Terpuruknya ekonomi bangsa ini paska pandemi Covid–19, menjadi perhatian Rumah Besar Nusantara Ekonomi Rakyat. Oleh karenanya, untuk membantu pemerintah dalam menumbuhkan perekonomian Rumah Besar Nusantara Ekonomi Rakyat berencana menggelar Silaturahmi Akbar (Silatbar) Silaturrahmi Akbar Pimpinan Organisasi Usaha dan Ekonomi Rakyat Nusantara, 24 – 25 Maret 2022.

Ketua Rumah Besar Nusantara Ekonomi Rakyat, dr. Ali Mahsun Atmo, M.Biomed selaku penggagas Silatbar Rumah Besar Nusantara Ekonomi Rakyat mengatakan Silatbar sendiri akan dihadiri oleh 84 komunitas dan organisasi ekonomi kerakyatan serta mengundang stakeholder ekonomi kerakyatan, seperti pemerintah, akademisi, organisasi usaha dan sebagainya.

“Sudah ada 84 Komunitas dan Organisasi Ekonomi Kerakyatan yang akan bergabung dalam Silatbar ini. Selain itu kita juga mengundang para menteri terkait ekonomi kerakyatan, seperti Menko Perekonomian, Menparekraf, para akademisi, pelaku usaha untuk menjadi pembicara,” ujarnya di Pondok Gede Center Jakarta Timur, Selasa (15/3).

Menurutnya, tujuan Silatbar ini sendiri, sebagai ajang silaturahmi bagi para organisasi dan komunitas serta pelaku ekonomi kerakyatan untuk merumuskan kebangkitan ekonomi kerakyatan setelah sempat terpuruk saat pandemi Covid – 19.

“Saat pandemi, ekonomi kerakyatan semuanya kena imbas. Saat ini waktunya kita bangkit dengan berbagai program yang akan kita rumuskan dalam Rumah Besar Nusantara Ekonomi Rakyat di Silatbar ini,”ungkapnya.

Sementara itu Hery Haryanto Azumi Ketua Tim Perumus Rumah Besar Nusantara Ekonomi Rakyat mengatakan, berbagai program kebangkitan ekonomi kerakyatan akan dilakukan, diantaranya dengan melakukan pendampingan kepada para pelaku ekonomi kerakyatan, seperti pendampingan digitalisasi ekonomi, pembuatan serifikisasi halal, SIPT, BPOM, perlindungan hukum, dan termasuk mendorong pemerintah terkait perbaikan regulasi ekonomi yang menguntungkan para pelaku ekonomi kerakyatan.

“Karenanya kita juga akan berkolaborasi dengan seluruh stakeholder seperti pemerintah selaku regulator, termasuk juga dengan para pengusaha besar seperti KADIN. Tanpa kolaborasi dan kemitraan yang terjalin dengan baik akan sulit kita berkembang,”ujarnya.

Untuk menjangkau pelaku ekonomi kerakyatan di seluruh Indonesia, lanjutnya, Rumah Besar Nusantara Ekonomi Kerakyatan juga akan membentuk kepengurusan di seluruh Provinsi hingga tingkat dua, yang nantinya juga akan bekerjasama dengan pemerintah daerah di kewilayahan.

“Kita akan membuat pelatihan bagi para pelajar dan mahasiswa selaku relawan tentang bisnis ekonomi yang nantinya mereka akan menjadi pendamping para pelaku ekonomi kerakyatan hingga ke pelosok,”jelasnya.

Sedangkan untuk sumber keuangan untuk menggerakkan ini, dikatakannya, bisa melalui holding ekonomi kerakyatan, dana hibah, CSR, BUMD, BUMN dan pihak swasta lainnya serta penyertaan modal produktif dan sebagainya.

Recent Posts

Indonesia Gaungkan Kolaborasi Industri Masa Depan pada Forum BRICS 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama industri global…

15 jam yang lalu

Apresiasi Kebijakan Afirmasi Pendidikan Prabowo, Rektor UIN Jakarta ajak Semua Pihak Bangun Sinergi Tri Dharma Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar mengapresiasi kebijakan trasformatif…

18 jam yang lalu

Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

MONITOR, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Bandung, yakni Universitas…

19 jam yang lalu

Kenaikan Dollar antara Kepanikan dan Rasionalitas Ekonomi

Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Dalam setiap episode diskursus pelemahan rupiah, satu fenomena selalu berulang…

20 jam yang lalu

Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan

MONITOR, Jenewa - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan…

24 jam yang lalu

Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar Modus DAM dan Badal Haji, Oknum KBIHU Terancam Dicabut Izinnya

MONITOR, Jeddah -  Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap dugaan praktik…

24 jam yang lalu