INDUSTRI

Dukung Pemulihan Ekonomi, UKM ASEAN Didorong Tembus Pasar Korea

MONITOR, Jakarta – Indonesia bersama sembilan negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Korea Selatan sepakat melakukan berbagai kegiatan untuk mendorong upaya pemulihan ekonomi pascapandemi melalui kemitraan yang lebih erat.

Kesepakatan ini dicapai pada pertemuan The 14th Annual Meeting of the Council of the ASEAN–Korea Centre (AKC) yang diselenggarakan secara virtual pada Senin (14/2).

“Indonesia mendukung program AKC dalam mendorong pemulihan ekonomi regional melalui kemitraan yang lebih erat. Penguatan kerja sama menjadi kunci untuk bisa bangkit bersama ditengah pandemi Covid-19 yang masih melanda,” ungkap Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi pada kesempatan terpisah.

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor sekaligus Pemimpin Delegasi Indonesia, Ni Made Ayu Marthini menjelaskan, ada tiga agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tahunan kali ini.

Ketiga agenda tersebut yaitu, membahas program kerja AKC di tahun 2022, melakukan evaluasi kegiatan 2021, dan menyepakati keketuaan AKC 2022. Untuk tahun anggaran 2022, AKC menyepakati 18 program yang terbagi dalam tiga bidang, yaitu perdagangan dan investasi, budaya dan pariwisata, serta komunikasi dan informasi publik.

Beberapa program yang akan dilakukan diantaranya mengintegrasikan UKM di negara-negara ASEAN dengan jejaring produksi regional maupun global. Misalnya dengan mengadakan pertemuan roundtable terkait investasi untuk mendorong industri inovatif, termasuk gim, animasi, kesehatan, dan E-mobility.

Program lainnya yaitu menghubungkan startups ASEAN dalam ASEAN Startup Weeks. Misalnya menggelar pelatihan kapasitas dan lokakarya terkait pariwisata, promosi di bidang pariwisata ASEAN di Korea Selatan, dan publikasi lebih masif untuk mempromosikan kerja sama pemuda di ASEAN dan Korea Selatan.

“Delegasi Indonesia juga mengusulkan AKC untuk memberikan perhatian khusus agar produk usaha kecil dan menengah (UKM) dari negara-negara ASEAN dapat masuk ke pasar Korea Selatan dengan lebih baik. Kami mengapresiasi peran AKC dalam mendorong kerja sama lebih erat antara ASEAN dengan Korea Selatan, termasuk mempromosikan hasil kegiatan melalui platform media sosial dan digital,” ujar Made.

Recent Posts

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

3 jam yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

3 jam yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

6 jam yang lalu

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

MONITOR, Yogyakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia menekankan pentingnya penguatan pelindungan…

11 jam yang lalu

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

2 hari yang lalu