PERTANIAN

Kementan Gandeng Offtaker Sebagai Avalis KUR Kedelai

MONITOR, Solo – Upaya pemenuhan kebutuhan kedelai nasional terus dilakukan dengan berbagai strategi dari Kementerian Pertanian, salah satunya dengan menggandeng off taker sebagai avalis pembiayaan.

Target pemenuhan penanaman kedelai perlu sokongan pembiayaan di luar APBN. Pasalnya anggaran pemerintah terbatas, sehingga harus dicarikan solusinya. Dengan menggandeng offtaker, maka dimungkinkan untuk menjadi penjamin untuk pembiayaan KUR.

Sebagai informasi tahun 2022 Kementerian Pertanian memfasilitasi pengembangan kedelai seluas 52 ribu ha, diharapkan selebihnya bisa dengan peran berbagai pihak termasuk off taker.

Seperti halnya yang dilaksanakan di Solo hari Senin (14/2), Kementerian Pertanian bersama Dinas Pertanian di 14 Provinsi lokasi Pengembangan Kedelai Non APBN/KUR, memfasilitasi kegiatan penandatanganan MoU antara Perbankan Himbara (BRI, BankJateng, BNI, Bank Mindiri) dengan pihak perusahaan off taker ( CV Java Agro Prima Yogyakarta, Gakoptindo Pusat, CV Forum Peduli Bangsa Jakarta, UD Sedulur Tani Jombang) sebagai langkah pemenuhan target pengembangan kedelai dengan dana KUR tahun 2022.

Direktur Aneka Kacang dan Umbi, Yuris Triyanto menyebutkan kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk memfasilitasi penanaman kedelai dengan dana KUR, guna mengatasi kekurangan bahan baku pengrajin tempe dan tahu sekarang ini.

Ia berharap MoU tersebut dapat ditindaklanjuti dengan penandatanganan kerjasama antara perusahaan off taker dengan perbankan pada akhir Pebruari 2022. “Dengan begitu petani dapat menanam kedelai tepat waktu,” ujar Yuris.

Pengembangan kedelai secara nasional harus terus didorong mengalami peningkatan. “Untuk itu diperlukan langkah operasional yang tepat agar kedelai dapat bekembang dengan baik di dalam negeri,” kata Yuris.

Lebih lanjut Yuris menyampaikan bahwa saat ini pemerintah melalui Kementerian Pertanian sedang berupaya menggerakan penanaman kedelai, sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi dalam rangka antisipasi kelangkaan kedelai akibat ketergantungan impor kedelai. Tentunya hal ini membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak khususnya para petani untuk mendukung peningkatan luas tanam tanaman kedelai.

“Kedelai lokal kita apabila dilakukan panen dan pengelolaan pasca panen dengan baik maka kualitasnya tidak kalah dengan kedelai impor, maka dari itu kita harus mencintai produk dalam negeri demi NKRI guna menjaga devisa negara yang selalu berkurang tergerus oleh impor kacang kedelai,“ sambung Yuris.

Yuris pun menekankan pentingnya peran semua pihak baik Dinas Pertanian Provinsi/kabupaten, Penyuluh, BPTP, BPTPH, BPSB dalam pendampingan teknologi kedelai. Baik itu secara monokultur maupun tumpang sisip dengan “Methug” di lahan jagung.

Recent Posts

Menaker Dorong Pelatihan Vokasi Berbasis Industri, Lulusan Ditargetkan Siap Kerja

MONITOR, Bandung – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 dirancang untuk…

2 jam yang lalu

Kemenperin Dorong Sertifikasi SNI Drone Pertanian, Perkuat Daya Saing Industri Alsintan Nasional

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan daya saing industri alat dan mesin pertanian…

2 jam yang lalu

Halal Bihalal Alumni IPB: Pof Rokhmin Tekankan Kebangkitan Umat Berbasis Iman, Ilmu, dan Akhlak

MONITOR, Bogor - Alumni IPB Kota Bogor menggelar Kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung dalam suasana…

15 jam yang lalu

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

MONITOR, Bantul - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan…

18 jam yang lalu

Komite II DPD RI Dukung Penguatan Inseminasi Buatan, Kementan Genjot Produktivitas Ternak Nasional

MONITOR, Lembang — Upaya pemerintah dalam memperkuat layanan reproduksi ternak melalui program inseminasi buatan (IB) mendapat…

18 jam yang lalu

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Kemnaker Tekankan Tahap Akhir Penentu Sertifikat dan Uang Saku

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional…

1 hari yang lalu