PENDIDIKAN

Tutup INCOILS 2021, Direktur Diktis Dorong Peningkatan Kualifikasi Tesis dan Disertasi

MONITOR, Jakarta – Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Prof. Dr. Suyitno, M.Ag menutup agenda International Conference on Islam, Law and Society (INCOILS) 2021 dan Forum Direktur Pascasarjana (Fordipas) XIII yang degelar sejak 21 – 24 Desember di Pringsewu, Lampung.

Dalam sambutannya Prof Suyitno mengingatkan bahwa produk dari INCOILS 2021 bukan hanya menjadiu euforia semata, melainkan ditunggu oleh komunitas akademik baik nasional maupun internasional, lebih dari itu Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas pun telah menyatakan akan menunggu hasil dari forum ilmiah ini.

“Kita ditunggu oleh komunitas akademik itu pasti, tetapi yang tidak kalah pentingnya, seperti arahan Gus Menteri (sapaan akrab Menag), bahwa the result of our seminar will invite by how to make good decision,” tandas Prof Suyitno.

Menurutnya, jangan sampai keputusan-keputusan penting yang diambil pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama, hanya didasarkan pada pandangan-pandangan yang sifatnya sesaat. Untuk itu pihaknya mendorong pihak-pihak yang terlibat dalam INCOILS kedepan mampu merumuskan topik-topik sesuai kebutuhan bangsa dan negara.

“Riset-riset kita, entah itu disertasi, kawan-kawan direktur pascasarjana untuk segera memetakan, sudah saatnya kita petakan kebutuhan bangsa kita ini, kalau kita korelasikan dengan hasil-hasil penelitian kita, sedang butuh apa,” tandasnya.

Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang ini berpendapat, kendati pihaknya menyadari bahwa sebuah disertasi digunakan sebagai syarat untuk menyelesaikan studi, tetapi ia mengingatkan bahwa Pemerintah, Bangsa dan Negara juga membutuhkan tangan-tangan terampil dari seluruh komponen pascasarjana.

“Untuk itu agar dipetakan supaya gagasan-gagasan cerdas itu, pemikiran-pemikiran terampil itu muncul dari kalangan Pascasarjana. Jadi pertanyaannya sekarang bukan berapa banyak tesis dan disertasi yang dilahirkan oleh program pscasarjana, tetapi menurut saya lebih kepada kualifikasinya, bukan semata-mata jumlahnya,” tandas Prof Suyitno.

Sebagai informasi, Digelar 21-24 Desember di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, INCOILS 2021 yang dinisiasi Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Republik Indonesia menghadirkan para akademisi yang mumpuni dibidangnya guna membahas berbagai topik, diantaranya Pholosophy and modern paradigm of Islamic Law dan hukum yang berlaku di tengah masyarakat, diantaranya Economic Law, Dietary Law, Theological Obligation, Law Education, Hygiene and Purification, Family Law, Rituals, serta State and Politic Law dan topik-topik lain yang berkembang selama forum berlangsung.

Recent Posts

Panen 88 Hari, Demplot Padi Organik di Subang Tingkatkan Produktivitas hingga Tiga Kali Lipat

MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…

8 jam yang lalu

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…

1 hari yang lalu

Legislator Soroti Dugaan Klaim Fiktif JKN, Dorong Agar Diusut Tuntas karena ‘Rampok’ Uang Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…

1 hari yang lalu

Evaluasi Haji Embarkasi Banjarmasin, Menhaj Utamakan Istithaah Kesehatan Hingga Nol Toleransi Pelanggaran

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…

1 hari yang lalu

Perkuat Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…

1 hari yang lalu

Sikapi Penyesuaian BPIH 2027, Menhaj Tekankan Efisiensi Tanpa Turunkan Kualitas Layanan

MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…

1 hari yang lalu