Categories: POLITIK

Amarta Harap Ketum PBNU Terpilih Punya Pandangan seperti Gusdur

MONITOR, Bandar Lampung – Muktamar NU ke 34 yang sedang berlangsung di Provinsi Lampung, menjadi perhatian besar. Banyak kalangan yang datang ke acara Muktamar tersebut untuk melihat secara langsung kemeriahan acara sekaligus untuk menyaksikan siapa Ketua Umum PBNU terpilih nantinya.

Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta) salah satunya. LSM yang kerap menyoroti kebijakan publik di Jakarta ini tak ingin ketinggalan untuk hadir di momen besar dari acara Muktamar NU ini.

“Iya, saya dari Jakarta datang ke Provinsi Lampung untuk menyaksikan langsung jalannya Mukhtamar NU ke 34,” ujar Ketua Amarta Rico Sinaga kepada MONITOR, Kamis (23/12).

Dikatakannya, perhelatan lima tahunan warga Nahdiyin ini ternyata tidak hanya menjadi ajang acara pengurus ataupun anggota NU saja, melainkan dari berbagai kalangan diluar NU pun banyak yang antusias ingin melihat proses jalannya Muktamar.

“Saya kira ini sangat luar biasa, antusias masyarakat dari berbagai kalangan untuk menyaksikan acara Muktamar NU ini sangat besar sekali,” ungkapnya.

Rico mengatakan, kalau dirinya turut meninjau gelaran besar kaum Nahdiyin di Lampung ini punya alasan. Ia merasa yakin kalau NU selalu punya pandangan dan sikap yang jelas terhadap bangsa Indonesia.

“Jadi memang saya punya harapan besar dari Muktamar NU ini, dimana saya yakin sekali kalau NU punya sikap dan pandangan yang jelas terhadap bangsa ini. Makanya saya dari Jakarta sengaja datang ke Lampung ini,” imbuhnya.

Oleh karennya, ia pun berharap NU bisa menjadi lokomotif moderasi beragama di Indonesia. Meneruskan jejak para pendahulunya yang selalu merangkul siapa saja.

“Ketua PBNU kedepan pandangannya harus sama dengan Gus Dur, luwes dan piawai,” katanya.

Harapan lainnya, lanjutnya, Ketua PBNU kedepan, harus tetap menjalankan tradisi menyanyangi dan menjaga toleransi yang sudah berjalan. Menjaga toleransi adalah sesuatu yang sangat penting bagi minoritas agar tetap damai dan berdampingan.

“Bagi minoritas jadi payung. Nafasnya di situ,” pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

2 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

2 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

3 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

3 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

3 hari yang lalu