PERTANIAN

Kementan Dorong Eskalasi LPM di Banyumas

MONITOR, Banyumas – Kementerian Pertanian terus mendorong tumbuhnya Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) sebagai penyangga pangan dan ekonomi masyarakat terutama di perdesaan. Koordinator kelompok cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Nita Yulianis mengatakan, peran pemerintah daerah sangat penting dalam mendukung pengelolaan LPM,

“Keberadaan LPM harus difungsikan sebagai terminal pangan di tingkat masyarakat dalam rangka memenuhi penyediaan pangan strategis, nah peran pemda sangat penting artinya dalam kerangka tersebut,” ujar Nita dalam acara peresmian LPM Tani Maju Banyumas, Jawa Tengah, Senin (20/12/2021).

Salah satu jenis beras yang diproduksi LPM Tani Maju yang terletak di Desa Karangduren Kec. Sokaraja, Kab Banyumas ini adalah beras Inpari IR NutriZinc. Beras varietas ini merupakan benih padi unggul yang memiliki banyak kandungan nutrisi tinggi yang bisa menekan gizi buruk atau stunting.

Ketua gapoktan Tani Maju, Slamet mengungkapkan, produktivitas Inpari Nutrizinc yang diperolehnya dari BPTP setempat mencapai 6,5 ton per hektar, dengan menggunakan pupuk organik yang didapat dari BUMDes.

“Beras nutrizinc ini kami salurkan kepada keluarga anggota kelompok yang memiliki balita stunting,” ujar Slamet.

Untuk memperluas jangkauan dari LPM ini, Nita mengatakan di samping fungsi utamanya sebagai Cadangan Pangan Masyarakat, LPM dapat dieskalasi fungsinya sebagai Badan Usaha Milik Petani (BUMP), Unit Usaha BUMDes, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan memanfaatkan Sistem Resi Gudang (SRG).

Upaya eskalasi ini selaras dengan kebijakan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo dalam menjamin ketersediaan pangan terutama di tengah pandemi yang masih berlangsung, dan agar setiap daerah terus menjaga dan memperkuat ketahanan pangannya.

Karena itu, Nita juga mengusulkan agar penyaluran beras hasil gapoktan Tani Maju juga dapat disalurkan untuk zakat dan sebagai beras untuk pegawai (ASN).

Menanggapi hal tersebut Bupati Banyumas, Achmad Husein yang hadir langsung meresmikan LPM Tani Maju tersebut menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas untuk segera menindaklanjuti hal tersebut, sebagai bentuk komitmen pemda dalam mendorong pengembangan LPM.

“Saya sangat menyambut baik hal ini, dan saya harapkan gapoktan menjaga kualitas beras yang dihasilkan sehingga pengelolaan lumbung pangan ini dapat terus berkembang,” ujar Achmad.

Dia juga mengapresiasi pelaksanaan pembangunan lumbung Gapoktan Tani Maju telah terintegrasi dengan kegiatan pertanian lainnya seperti Pekarangan Pangan Lestari (P2L), Rumah Alsintan, Peternakan Sapi dan Perikanan yang melibatkan peran aktif semua lini masyarakat mulai dari petani, KWT, penyuluh, Karang Taruna, camat dan kepala desa.

“Ke depannya, lokasi Desa Karangduren akan menjadi wisata edukasi pertanian yang terpadu, yang pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa,” jelasnya.

Recent Posts

Satgas Kahurtla TNI Gelar Sholat Istisqo dan Sosialisasi di Melawi

MONITOR, Melawi - Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Sholat Istisqo sekaligus sosialisasi penanggulangan kebakaran…

6 jam yang lalu

Kemnaker: 81.171 Lowongan Kerja Aktif di Karirhub Masih Terbuka

MONITOR, Jakarta — Sebanyak 81.171 lowongan kerja masih aktif dan dapat dilamar melalui Karirhub Kementerian…

11 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Laundry melalui Pemetaan Usaha

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman mendorong pengusaha dan…

21 jam yang lalu

Kemenag Rp80,2 Miliar untuk Pulihkan Sarpras 902 Pesantren di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan bantuan Rp80,215 miliar untuk pemulihan sarana dan prasarana pascabencana…

21 jam yang lalu

Kemenhaj Kawal 282 Jemaah Umrah PT AAT, Keberangkatan Dijadwalkan Bertahap Mulai 15 September

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memperkuat pengawasan dan pelindungan terhadap…

21 jam yang lalu

Kemnaker: Pekerja Perlu Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Menandatangani Perjanjian Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan pekerja untuk memahami hak dan kewajiban serta mencermati isi…

21 jam yang lalu