POLITIK

Ini Alasan Fraksi PKS Tolak Tegas Pemindahan IKN

MONITOR, Jakarta – Sejumlah alasan melatarbelakangi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk tegas menolak pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Mulai dari kemacetan, banjir tahunan, sampai supply air baku merupakan beberapa alasan pemerintah memindahkan Ibu Kota Negara (IKN).

Anggota Fraksi PKS DPR Mardani Ali Sera menyatakan, masalah diatas merupakan masalah yang sama dihadapi seluruh wilayah perkotaan di Indonesia, bukan hanya Jakarta saja.

Mardani pun menegaskan semestinya pemerintah fokus membantu Pemda dan stakeholders terkait untuk menyelesaikan masalah perkotaan, bukan lari dari masalah.

“Dibandingkan melanjutkan rencana IKN, sebaiknya sumberdaya serta anggaran pemerintah fokus untuk menyelamatkan Pantai Utara Jawa dari ancaman tenggelam (tahun 2040-2050),” tutur Mardani Ali Sera, dalam keterangannya, Selasa (14/12/2021).

Berdasarkan kajian BRIN tahun 2021, Mardani menyatakan beberapa wilayah yang diprediksi tenggelam selain Jakarta, ada Cirebon, Pekalongan, Semarang dan Surabaya. Bahkan di Demak, sudah ada beberapa desa yang tenggelam.

Mengenai anggaran, Anggota Komisi II DPR ini menyatakan RUU IKN menyebut ‘sumber lain’. Akan tetapi menurutnya hal ini akan meningkatkan risiko kewajiban pemerintah baik kewajiban kontingensi BUMN/risiko KPBU.

“Sebagai contoh, BUMN Karya sebagai motor pemerintah dlm pembangunan tengah menghadapi kondisi keuangan yang tidak sehat,” tukasnya.

Secara keseluruhan, kata Mardani, utang keempat BUMN tersebut mencapai 210,16 triliun. Ketika BUMN mengalami kesulitan likuiditas, pemerintah akan memberikan suntikan modal dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN) yang berasal dari APBN.

“Skema KBPU yang ditawarkan tidak menjamin tidak adanya keterlibatan APBN dalam mendanai proyek IKN ini. Ketertarikan swasta pun masih dipertanyakan, dimana iklim investasi masih belum baik ditengah polemik UU Ciptaker,” pungkasnya.

Recent Posts

DPR Dukung Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menyampaikan bahwa keputusan Sidang Isbat yang…

21 menit yang lalu

Optimalkan Skema Murur dan Tanazul, Pemerintah Perketat Haji Ramah Lansia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk melindungi jemaah…

2 jam yang lalu

Beda Awal Ramadan 1447 H, MUI Ajak Umat Saling Menghormati

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Anwar Iskandar, mengungkapkan, perbedaan dalam penentuan…

4 jam yang lalu

Satgas Kuala TNI-Jhonlin Bergerak Cepat, Atasi Sedimentasi Aceh Tamiang

MONITOR, Jakarta - Satgas Kuala TNI–Jhonlin terus menunjukkan kinerja nyata dalam penanganan sedimentasi di Muara…

10 jam yang lalu

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026

MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.…

14 jam yang lalu

Pesan Menag ke Mubaligh Ramadan: Jaga Kesehatan dan Kenali Medan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan pesan bagi para Mubaligh dan imam tarawih…

14 jam yang lalu