MEGAPOLITAN

Cegah Radikalisme, JMM ajak Santri Berjihad tebarkan Islam Rahmatan Lil Alamin

MONITOR, Bogor – Koordinator Jaringan Muslim Madani (JMM), Syukron Jamal mengatakan bahwa penyebaran paham radikalisme dan terorisme berbungkus agama masih jadi ancaman serius di Indonesia, untuk itu ia mengajak para santri menjadi garda terdepan menyampaikan pesan Islam yang moderat, ramah dan damai atau rahmatan lil alamin.

“Sampai saat ini penyebaran paham radikalisme atas nama agama masih marak dalam berbagai bentuk termasuk di dunia maya, banyak yang terbuai dan terdoktrinasi dgn penyebaran paham tersebut karena apa? Salah satunya adalah karena minimnya pemahaman terhadap prinsip Islam sebagai agama rahmatan lil alamin,” katanya saat menjadi narasumber Seminar Deradikalisasi yang Pondok Pesantren Sirojul Huda, Kota Bogor, Minggu (5/12/2021).

Syukron menerangkan bahwa paham radikalisme, ekstrimisme bahkan terorisme jelas sangat bertolak belakang dengan Islam sebagai agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam raya. Sementara itu “radikalisme” dalam bahasa Arab disebut “ syiddah attanatu” yang memiliki keras, eksklusif, berpikiran sempit, rigid, serta memonopoli kebenaran.

“Orang yang memiliki paham radikal adalah orang berpikiran sempit, kaku dalam memahami Islam, serta bersifat eksklusif. Apa-apa dianggap sesat, kafir atau takfiri bahkan punya pikiran harus diperangi. Jika ada orang seperti itu, menjadi bukti pemahaman islam-nya yang tidak kaffah,” terangnya.

Syukron menjabarkan fakta sejarah dimana pada tahun 35 Hijriyah, khalifah Usman Ibnu Affan terbunuh secara mengenaskan oleh sekelompok umat Islam yang ekstrem. Khalifah Ali Ibnu Abi Thalib juga terbunuh oleh kalangan ekstrem. Dari fakta tersebut, Syukron menegaskan bahwa faham-faham radikalisme, ekstremisme dan terorisme itu adalah racun atau virus dalam Islam yang merusak dari dalam termasuk pada tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Untuk itu sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat islam terlebih Santri, ayo Saya mengajak untuk berjihad menegakkan panji-panji Islam yang rahmatan lil alamin, islam yang ramah, moderat dan toleran serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan ditengah kemajemukan bangsa kita tercinta,” tegasnya.

Recent Posts

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

19 menit yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

9 jam yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

9 jam yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

17 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

24 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

1 hari yang lalu