Rabu, 1 Desember, 2021

Disdik DKI Diminta Evaluasi Rehab Gedung Mulai Lelang Hingga Waktu Pengerjaaan

MONITOR, Jakarta – Kasus robohnya gedung sekolah SMAN 96 Cengkareng, Jakarta Barat, berbuntut panjang. Pasalnya kalangan DPRD DKI, melalui Komisi E, meminta Dinas Pendidikan DKI mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi seluruh gedung sekolah dari mulai lelang hingga waktu pengerjaan.

“Jadi semuanya harus dikaji mendalam dulu, karena robohnya sekolah 96 ini pengerjaan rehab yang sangat sempit, dengan begitu evaluasi total pada pelaksanaan rehab perlu dilakukan Dinas Pendidikan,” ujar Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria saat meninjau langsung kondisi robohnya sekolah SMAN 96, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (22/11).

Dikatakan Iman, pihaknya akan mencoba mendorong pengerjaan rehab minimal enam bulan. “Kalau sudah bulan Juni jangan dikerjakan,” tegasnya.

Nah, ternyata untuk pengerjaan rehab SMAN 96 yang roboh terungkap hanya 3,5 bulan saja, yakni dikerjakan mulai 1 September dan harus 18 Desember 2021.

- Advertisement -

“Penyebabnya karena pengerjaannya yang dikejar waktu karena dengan sisa waktu 25 hari lagi harus beres. Kerjanya jadi terburu-buru, apalagi dengan cuaca musim penghujan, banyak berhentinya,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi E DPRD DKI Basri Baco. Ia mengimbau agar Disdik DKI bisa lebih matang dan cepat pada tahap perencanaan, sehingga proses pembangunan mendapat waktu lebih banyak lagi.

“Ini jadi pelajaran buat kita semua, jangan orang dikasih 3,5 bulan padahal kita ada rentang waktu setahun, kan persiapannya saat diajukan pada APBD murni harusnya sudah ada. Paling enggak kasih enam bulan mereka kerja,” pungkasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER