Rabu, 1 Desember, 2021

Partai Gelora Beri Apresiasi Tiga Pahlawan Kekinian

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta memberikan apresiasi kepada para pejuang yang layak disebut sebagai pahlawan dalam konteks hari ini atau kekinian. 

Dikutip dari Channel Gelora TV, Jumat (12/11/2021), penyerahan apresiasi dilakukan Anis Matta di rumah bersejarah HOS Cokroaminoto di kawasan Peneleh, Surabaya, Jawa Timur, pada peringatan Hari Pahlawan, Rabu 10 Nopember 2021 lalu. 

Penerima apresiasi tersebut adalah Abdul Majid Uno, pejuang disabilitas yang bergerak membantu perlindungan  pemenuhan hak-hak disabilitas sesuai cita-cita Indonesia yang memastikan kesejahteraan bersama. 

Kedua Rina Roselawati, pejuang sosial membantu masyarakat kecil dalam pengentasan kemiskinan dan gizi buruk dari tingkat RT hingga di kabupaten di Jatim. 

- Advertisement -

Ketiga Titik Suwandari, pejuang ekonomi yang memperjuangkan, serta membantu pemberdayaan masyarakat kecil dan UMKM di Jatim. 

Pejuang disabilitas Abdul Majid Uno menyampaikan terima kasih kepada Partai Gelora yang telah memberikan perhatian kepada nasib para penyandang disabilitas. 

“Terima kasih kepada Ketua Umum, Pak Anis Matta dan kawan Partai gelora yang sudah memberikan apresiasi atas usaha-usaha yang kami lakukan untuk penyandang disabilitas,” kata Abdul Majid. 

Dalam kesempatan ini, Abdul Majid menyerahkan buku karangan dirinya kepada Anis Matta yang akan dilaunching pada 3 Desember 2021 bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional. 

Buku berjudul ‘Penghapusan Stigma dan Peran Partisipasi Pemuda Disabilitas Dalam Politik dan Demokrasi. ini, kata Abdul Majid, bercerita tentang peran pemuda disabilitas dalam politik dan birokrasi. 

“Kita ingin berkolaborasi dengan Partai Gelora. Ini prototipe buku pertama yang kita cetak dan rilis,  kita sampaikan dulu ke Pak Anis Matta, sebelum kita launching pada 3 Desember pada Hari Disabilitas,” ujarnya. 

Atas kepedulian Partai Gelora kepada penyandang disabilitas, lanjut Abdul Majid, para penyandang disabilitas ingin berkolaborasi dengan Partai Gelora untuk membicarakan isu-isu disabilitas dalam konteks politik dan demokrasi. 

“Harapan kami kader-kader Partai Gelora bisa duduk di Senayan untuk memperjuangkan hak-hak kita penyandang disabilitas untuk bersama-sama membangun Indonesia menjadi kekuatan lima besar dunia,” tandasnya. 

Berdasarkan UU No. 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, terdapat lima kategori disabilitas, yakni fisik, intelektual, mental, sensorik, dan ganda/multi. Adapun, berdasarkan data berjalan 2020 dari Biro Pusat Statistik (BPS), jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,5 juta atau sekitar lima persen. 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER