Kamis, 20 Januari, 2022

Ansor DKI: HRS Jangan Cari Sensasi ditengah Situasi Kondusif

MONITOR, Jakarta – Habib Rizieq Shihab (HRS) baru-baru ini melalui salah satu kuasa hukumnya, Ichwan Tuankotta, mengajak kepada seluruh simpatisannya untuk memboikot Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran. Seruan itu berisikan ajakan untuk tidak mengundang Fadil Imran dalam acara apapun dan membubarkan diri jika ada acara yang dihadiri oleh Fadil Imran.

Pernyataan HRS ini mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Ansor Daerah Khusus Ibukota (PW Ansor DKI) Jakarta, Muhammad Ainul Yakin. Dalam pernyataannya, Yakin menyebut apa yang disampaikan oleh HRS tersebut tidak mencerminkan sikap sebagai seorang tokoh yang selalu mengedepankan sikap-sikap dakwah yang baik.

“Ajakan boikot tersebut saya melihat sangat tendensius dan cenderung ada rasa “kerusakan hati” secara personal HRS kepada Kapolda Metro. Sikap ini tidak baik, Mestinya HRS tidak melibatkan umat dalam urusan-urusan personal, dan lebih fokus mengajak pada kebaikan saja,” ujar Yakin dalam keterangannya, Rabu (10/11/2021).

Selain itu, Yakin juga menyampaikan agar HRS tidak terus menerus memunculkan kebencian kepada orang lain. Walaupun seruan ini tdk akan berpengaruh pada umat islam seluruhnya. Hal ini menurutnya sangat mengganggu bagi persatuan dan kesatuan umat dan bangsa. Lebih baik jika dakwah itu merangkul semua pihak untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

- Advertisement -

PW Ansor DKI Jakarta menyebut bahwa dalam waktu dekat akan mengundang Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran dalam acara maulid. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan rasa saling curiga, dendam, dan benci kepada sesama anak bangsa.

“Ya, insyaAllah dalam waktu dekat kita akan mengundang Pak Kapolda untuk hadir di acara maulidan kami. Supaya bersatu bangsa ini, tidak curiga, benci, dan dendam melulu,” jelasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER